www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
FPKB Tempati Sekretariat Baru, Siap Perkuat Pembinaan UMKM Pekanbaru
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Karhutla Mengintai Riau, Legislator Minta Pemancing dan Pencari Madu Hati-hati Beraktivitas
Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:02:17 WIB
Pencari madu menggunakan asap untuk menghalau lebah.(ilustrasi/int)
Pencari madu menggunakan asap untuk menghalau lebah.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Memasuki periode kemarau, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian serius di Provinsi Riau.

Kondisi cuaca panas dan kering dinilai meningkatkan risiko munculnya titik api, terutama di kawasan hutan dan perkebunan.

Anggota Komisi IV DPRD Riau, Muhtarom menegaskan, perlunya kewaspadaan kolektif dari seluruh elemen masyarakat untuk mencegah kebakaran sejak dini.

“Kita sudah masuk musim panas atau kemarau. Saya menghimbau kepada segenap lapisan masyarakat untuk menjaga lingkungannya, menjaga kebunnya, lahannya masing-masing. Sedikit saja api, sangat mudah menyebar,” ujar Muhtarom.

Ia mencontohkan beberapa kasus kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Siak. Sejumlah titik api dilaporkan muncul di Kecamatan Sungai Apit, tepatnya di wilayah Buton, Mengkapan, hingga Mempura. Selain itu, kebakaran juga sempat terpantau di Langkai.

Beruntung, respons cepat masyarakat bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan pemerintah setempat mampu mencegah api meluas ke area yang lebih besar.

Menurut Muhtarom, pola kejadian ini menjadi alarm dini bahwa potensi karhutla bisa muncul kapan saja saat kemarau berlangsung.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Riau itu secara khusus menyoroti aktivitas warga yang masuk ke kawasan hutan, seperti pemancing dan pencari madu.

Penggunaan api untuk memasak atau mengusir lebah dinilai berisiko tinggi memicu kebakaran bila tidak diawasi dengan ketat.

“Sekecil apapun pemicu kebakaran harus dihindari. Ketika kebakaran terjadi dan asap melanda, dampaknya bukan hanya pada pelaku, tapi kepada masyarakat luas,” jelasnya.

Ia menegaskan, dampak kebakaran tidak hanya merugikan secara ekonomi dan lingkungan, tetapi juga berimbas pada kesehatan masyarakat akibat kabut asap.

Muhtarom juga mengingatkan adanya konsekuensi hukum bagi pihak yang dengan sengaja membakar lahan atau lalai hingga menyebabkan api meluas.

Masyarakat diminta tidak menganggap sepele potensi api kecil yang bisa berkembang menjadi kebakaran besar.

Lebih jauh, ia mendorong pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk memaksimalkan pengawasan lapangan serta optimalisasi anggaran pencegahan karhutla.

“Upaya antisipasi harus dilakukan sebelum musibah terjadi, mengingat Riau pernah mengalami kebakaran hebat yang menyebabkan kabut asap hingga ke negara tetangga,” tegas Muhtarom.

Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa pencegahan jauh lebih efektif dan murah dibandingkan penanganan saat kebakaran sudah meluas.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Doa Bersama dan Pemotongan Tumpeng saat peresmian Sekretariat FPKB di Jalan Lumba-lumba, Pekanbaru (foto/ist)FPKB Tempati Sekretariat Baru, Siap Perkuat Pembinaan UMKM Pekanbaru
Ari Karyo seorang DPO yang tiga kali dipenjara dan tak kapok memburu gajah Sumatra (foto/ist)Tragis Gajah Ditembak dan Dipenggal di Ukui, Nama Ari Karyo Kembali Mencuat
Seminar speech delay tekankan pentingnya deteksi dini pada anak di Gedung Guru PGRI, Jalan Sudirman, Pekanbaru (foto/riki)Seminar PGRI Riau dan Children’s Light Kupas Tuntas Penanganan Speech Delay
Rintik Sedu menyapa pembaca di Pekanbaru, Pasukan Paus Lepas Rindu di Gramedia Sudirman (foto/riki)Rintik Sedu Sapa dan Lepas Rindu Pembaca di Pekanbaru
PD-DMI Rokan Hilir adakan pawai akbar sambut Ramadan 1447 H (foto/afrizal)Sambut Bulan Suci Ramadan, PD-DMI Rohil Adakan Pawai Akbar
  Peserta Dikdas Jurnalistik 2026 LPM Gagasan foto bersama Kapodi Ilmu Komunikasi UIN Suska Riau, Dr Musfialdy (foto/ist)Perkuat Integritas Pers Mahasiswa, Gagasan UIN Suska Riau Gelar Dikdas Jurnalistik
Aang Ananda Pimpin IKA Faperta Universitas Riau 2026-2030 (foto/ist)Terpilih Pimpin IKA Faperta Unri, Aang Siap Perkuat Sinergi Kampus dan Industri
Olimpiade Fisika XX FKIP Unri berakhir meriah (foto/ist)Olimpiade Fisika XX FKIP Unri Resmi Ditutup, Lahirkan Generasi Muda Penuh Prestasi
Ilustrasi Bengkalis tertinggi kemunculan hotspot atau titik panas di Riau (foto/int)Bengkalis 'Juara' Hotspot Terbanyak di Riau, Muncul 162 Titik
Korwil KSBSI Riau, Juandy Hutauruk (kiri) ingatkan beban tugas di luar fokus utama bisa buat Polri kehilangan arah (foto/riki) Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, KSBSI Riau Ingatkan Soal Reformasi Kultur
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved