PEKANBARU - Sebanyak 27 titik panas terdeteksi di wilayah Sumatera pada Rabu (4/3/2026) sore. Data ini disampaikan Prakirawan BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, berdasarkan pemantauan terkini.
Menurut laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, sebaran hotspot tersebar di enam provinsi. Sumatera Barat mencatat jumlah terbanyak dengan 7 titik panas. Disusul Sumatera Selatan dan Riau masing-masing 5 titik, Aceh dan Sumatera Utara masing-masing 4 titik, serta Jambi 2 titik.
Untuk wilayah Riau, lima titik panas terpantau berada di tiga kabupaten. Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah terbanyak dengan 3 titik panas, sementara Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hulu masing-masing terdeteksi 1 titik panas.
Selain pemantauan titik panas, BMKG juga merilis pembaruan jarak pandang (visibility) pada pukul 16.00 WIB. Di Pekanbaru, jarak pandang tercatat 9 kilometer. Sementara itu, Rengat dan Pelalawan masing-masing mencapai 8 kilometer, dan Tambang mencatat jarak pandang terjauh yakni 10 kilometer.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas, serta tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat memperburuk kondisi kualitas udara.