PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat puluhan titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Sumatera pada Senin (9/3/2026). Data pemantauan menunjukkan total terdapat 77 titik panas yang tersebar di sejumlah provinsi.
Petugas BMKG Pekanbaru, Mari Frystine, menyampaikan bahwa titik panas terbanyak terdeteksi di Provinsi Aceh dengan 39 titik. Sementara itu, Provinsi Riau tercatat memiliki 16 titik panas yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota.
Di wilayah Riau, hotspot terpantau paling banyak berada di Kabupaten Indragiri Hilir dengan 6 titik. Disusul Kabupaten Pelalawan sebanyak 5 titik, Kabupaten Bengkalis 3 titik, serta Kota Dumai 2 titik.
Selain di Aceh dan Riau, titik panas juga terdeteksi di sejumlah provinsi lain di Sumatera, yakni Sumatera Utara sebanyak 12 titik, Kepulauan Riau 7 titik, Jambi 2 titik, dan Bangka Belitung 1 titik.
BMKG juga merilis pembaruan jarak pandang (visibility) pada pukul 16.00 WIB di beberapa wilayah di Provinsi Riau. Di Kota Pekanbaru, jarak pandang tercatat mencapai 10 kilometer. Sementara di Rengat dan Tambang masing-masing tercatat 9 kilometer, serta di Pelalawan mencapai 10 kilometer.
BMKG terus memantau perkembangan titik panas tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera, khususnya di Provinsi Riau yang selama ini rawan karhutla saat musim kemarau.