PEKANBARU – Aktivitas sosial dan ekonomi yang digerakkan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Riau selama Ramadan 2026 mendapat apresiasi langsung dari Ketua Umum BPD HIPMI Riau, Migo Mufartha.
Ia menilai, geliat kader di berbagai daerah menunjukkan wajah baru pengusaha muda yang tak hanya berorientasi profit, tetapi juga berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurut Migo, konsistensi kader HIPMI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, menjadi indikator bahwa organisasi tersebut semakin matang dalam membangun keseimbangan antara bisnis dan kepedulian sosial.
“Gerakan teman-teman HIPMI, baik di BPD maupun BPC, luar biasa. Ini menunjukkan bahwa pengusaha muda Riau tidak hanya tumbuh secara bisnis, tapi juga punya empati dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Ia menegaskan, bulan suci Ramadan bukan sekadar momentum spiritual, tetapi juga menjadi ruang pembuktian bagi pengusaha muda untuk hadir di tengah masyarakat.
Berbagai kegiatan digelar sepanjang Ramadan, mulai dari buka puasa bersama sebagai ajang konsolidasi organisasi, santunan anak yatim dan kaum dhuafa, hingga program sosial melalui gerakan HIPMI Peduli.
Tak hanya itu, kegiatan Safari Ramadan ke sejumlah daerah juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat.
Sorotan khusus diberikan Migo kepada badan semi otonom (BSO) seperti HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT) dan HIPMI Peduli.
Ia menilai, dominasi kader muda di bawah usia 30 tahun menjadi kekuatan strategis bagi masa depan organisasi.
“HIPMI PT dan HIPMI Peduli ini diisi anak-anak muda, mayoritas di bawah 30 tahun, bahkan ada yang di bawah 20 tahun. Kita berharap mereka terus berproses menjadi pengusaha yang matang, tidak hanya sukses secara finansial, tapi juga memiliki jiwa kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat,” katanya.
Selain kegiatan sosial, sejumlah BPC HIPMI di daerah juga menginisiasi program ekonomi seperti Ramadan Fair. Kegiatan ini bertujuan mendorong perputaran ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM lokal.
Langkah tersebut dinilai sebagai strategi konkret dalam memperkuat ekosistem ekonomi daerah sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Migo menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan selama Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang HIPMI dalam membangun pengusaha muda yang berintegritas.
“Ke depan, kita ingin kader HIPMI Riau semakin solid, semakin matang, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang tetap berpihak pada masyarakat,” tutupnya.