PEKANBARU – Kondisi cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (7/4/2026) diprakirakan didominasi hujan dengan intensitas bervariasi sejak pagi hingga malam hari.
Prakirawan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru, Yasir, menyebut potensi hujan bahkan dapat meningkat menjadi lebat disertai petir dan angin kencang di beberapa daerah.
“Pada pagi hari, cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Kampar, Pelalawan, Siak, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kota Pekanbaru,” jelas Yasir.
Memasuki siang, kondisi atmosfer masih mendukung pertumbuhan awan hujan. Sejumlah wilayah kembali berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Wilayah yang diprakirakan terdampak meliputi Kabupaten Kampar, Siak, Bengkalis, Pelalawan, Rokan Hulu, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.
Menurut Yasir, pola hujan siang hari cenderung merata di wilayah daratan Riau.
“Cuaca siang tetap cerah berawan hingga berawan, namun potensi hujan masih terjadi di beberapa kabupaten,” ujarnya.
Pada sore hingga malam hari, potensi hujan diperkirakan semakin meluas. Sebagian besar wilayah Riau diprakirakan mengalami hujan ringan.
Kondisi ini menandakan aktivitas konvektif atmosfer masih cukup kuat hingga malam hari, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca cepat.
Memasuki Rabu dini hari (8/4/2026), cuaca berangsur membaik dengan kondisi udara kabur hingga cerah berawan.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta memperhatikan potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi secara lokal.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Riau sepanjang hari.
Daerah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang meliputi Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Kampar, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan dan Kota Pekanbaru.
“Potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi pada pagi, siang, hingga sore atau malam hari,” tegas Yasir.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan genangan, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas luar ruangan.