PEKANBARU - Sebaran titik panas (hotspot) kembali terpantau di sejumlah wilayah Sumatera pada Senin sore (13/4/2026). Berdasarkan data BMKG Pekanbaru, total terdapat 41 titik panas yang tersebar di berbagai provinsi.
Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Alfa Nataris mengatakan, total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera ada 41 titik.
Dari jumlah tersebut, Bangka Belitung mencatatkan angka tertinggi dengan 9 titik panas. Disusul Aceh dan Riau masing-masing 6 titik, serta Sumatera Barat dan Sumatera Selatan masing-masing 5 titik.
Sementara itu, Lampung terpantau 3 titik, dan Bengkulu, Jambi, serta Sumatera Utara masing-masing 2 titik. Kepulauan Riau menjadi wilayah dengan jumlah titik panas paling sedikit, yakni 1 titik.
"Khusus di Provinsi Riau, penyebaran titik panas terpantau di beberapa daerah. Rokan Hilir mencatat jumlah terbanyak dengan 4 titik, sementara Pelalawan dan Kota Dumai masing-masing 1 titik," ujarnya.
Selain itu, BMKG juga melaporkan kondisi jarak pandang di sejumlah wilayah di Riau pada pukul 16.00 WIB. Pekanbaru memiliki jarak pandang sejauh 9 kilometer, sementara Rengat dan Pelalawan masing-masing 6 kilometer. Adapun wilayah Tambang mencatat jarak pandang terbaik, mencapai 10 kilometer.
Kondisi ini menjadi perhatian karena titik panas berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah cuaca kering yang melanda sebagian wilayah Sumatera.