PEKANBARU – Sebanyak 4.661 jemaah haji asal Provinsi Riau dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui Embarkasi Batam.
Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia wilayah Riau, para jemaah terbagi dalam 11 kelompok terbang (kloter), yakni kloter 3 hingga kloter 12 pada gelombang pertama, serta kloter 18 pada gelombang kedua.
Sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi, seluruh jemaah dari kabupaten/kota di Riau terlebih dahulu menuju Batam. Proses keberangkatan dilakukan melalui dua jalur, yakni transportasi laut dan udara, menyesuaikan dengan kondisi geografis daerah asal.
Kepala Kanwil Kemenhaj Riau, Defizon Noer, menjelaskan bahwa jemaah dari wilayah pesisir akan diberangkatkan menggunakan jalur laut menuju Batam.
Sementara itu, jemaah dari daerah daratan akan diterbangkan melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II menuju Bandara Hang Nadim.
“Jemaah asal Bengkalis, Dumai, Siak, Indragiri Hilir, Rokan Hilir, dan Kepulauan Meranti diberangkatkan melalui jalur laut,” ujar Defizon, Kamis (23/4/2026).
Adapun jemaah dari Pekanbaru, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Rokan Hulu, dan Indragiri Hulu akan menggunakan jalur udara dari Pekanbaru menuju Batam.
Dari sisi jumlah, Kota Pekanbaru tercatat sebagai daerah dengan jemaah terbanyak, yakni 1.364 orang. Disusul Indragiri Hilir sebanyak 481 jemaah, Kampar 449 jemaah, serta Bengkalis 406 jemaah.
Selanjutnya, Rokan Hulu sebanyak 375 jemaah, Dumai 316 jemaah, Siak 263 jemaah, Indragiri Hulu 256 jemaah, Pelalawan 225 jemaah, Rokan Hilir 202 jemaah, Kuantan Singingi 186 jemaah, dan Kepulauan Meranti 112 jemaah.
Selain jemaah, terdapat pula 5 orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta 21 Petugas Haji Daerah (PHD) yang ikut dalam rombongan tahun ini.
Defizon menyebutkan, seluruh jadwal keberangkatan telah disusun secara rinci guna memastikan proses perjalanan menuju embarkasi berjalan lancar.
“Kloter pertama hari ini sudah diberangkatkan ke Batam dan telah masuk asrama. Insyaallah besok diberangkatkan ke Tanah Suci,” ujarnya.
Untuk gelombang pertama, jemaah akan diberangkatkan menuju Madinah, sedangkan gelombang kedua langsung menuju Jeddah. Kloter pertama asal Riau dijadwalkan berangkat pada 24 April 2026, sementara kloter terakhir pada 10 Mei 2026.
Secara keseluruhan, total jemaah dan petugas haji asal Riau tahun ini mencapai 4.704 orang, terdiri dari 4.661 jemaah dan 43 petugas.
Pihak Kemenhaj Riau mengimbau seluruh jemaah agar mempersiapkan dokumen, menjaga kondisi kesehatan, serta mematuhi jadwal keberangkatan guna memastikan perjalanan ibadah berjalan lancar.