PEKANBARU – Kondisi atmosfer di Provinsi Riau pada Selasa (28/4/2026) diperkirakan relatif stabil dengan dominasi cuaca cerah berawan sepanjang hari.
Namun, potensi hujan ringan mulai muncul pada malam hingga dini hari di sejumlah wilayah.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, menjelaskan bahwa dinamika cuaca hari ini masih dipengaruhi kelembapan udara yang cukup tinggi.
“Pagi hari diprakirakan udara kabur hingga berawan. Memasuki siang sampai sore cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan,” ujarnya.
Memasuki malam hari, kondisi atmosfer mulai mendukung pembentukan awan hujan di beberapa kabupaten. Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi secara lokal.
“Pada malam hari, hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Kampar," tegasnya.
Potensi hujan ini bersifat tidak merata dan hanya terjadi di wilayah tertentu.
Pada Rabu (29/4/2026) dini hari, peluang hujan ringan diperkirakan meluas ke beberapa wilayah lain di Riau.
“Dini hari hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian Kuantan Singingi, Kampar, Rokan Hilir, dan Bengkalis,” jelasnya.
Kondisi ini menunjukkan adanya peningkatan kelembapan udara pada malam hingga dini hari yang memicu pembentukan awan hujan.
BMKG mencatat kondisi meteorologi Riau masih berada pada kategori normal untuk wilayah tropis, dengan suhu udara 22 – 34°C, kelembapan udara 55 – 98%, arah angin Tenggara – Barat Daya, serta kecepatan angin: 10 – 30 km/jam.
Kelembapan yang tinggi terutama pada malam hingga pagi hari menjadi faktor utama munculnya udara kabur dan peluang hujan lokal.
Secara umum, aktivitas masyarakat masih relatif aman dilakukan di luar ruangan pada siang hari.
Namun, masyarakat di wilayah rawan hujan disarankan tetap waspada terhadap perubahan cuaca pada malam hingga dini hari.