PEKANBARU - Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera terpantau masih relatif terbatas berdasarkan pembaruan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru pada Rabu sore (30/4/2026).
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Mari Frystine, menyampaikan bahwa hingga pukul 16.00 WIB, total terdapat 11 titik panas yang tersebar di sejumlah provinsi di Sumatera.
“Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera update pukul 16.00 WIB sebanyak 11 titik,” ujar Mari Frystine.
Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau menjadi salah satu daerah dengan temuan hotspot terbanyak, yakni empat titik. Titik panas tersebut terdeteksi di beberapa kabupaten, masing-masing satu titik di Kabupaten Siak, dua titik di Kabupaten Pelalawan, dan satu titik di Kabupaten Indragiri Hulu.
Selain Riau, titik panas juga terpantau di sejumlah wilayah lain, di antaranya Jambi sebanyak empat titik, Aceh satu titik, Sumatera Selatan satu titik, serta Kepulauan Riau satu titik.
BMKG terus melakukan pemantauan intensif terhadap sebaran titik panas sebagai langkah deteksi dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah rawan.