PEKANBARU – Pola cuaca di Provinsi Riau pada Rabu, (6/5/2026) diprediksi didominasi kondisi tidak stabil. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah sejak pagi hingga malam hari, bahkan disertai potensi cuaca ekstrem di beberapa daerah.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Yasir mengungkapkan, kondisi atmosfer sejak pagi hari sudah menunjukkan indikasi pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah.
“Pada pagi hari, kondisi udara di Riau berkisar antara kabur hingga cerah berawan. Berdasarkan citra radar, hujan ringan hingga sedang sudah terpantau terjadi di beberapa wilayah,” ujar Yasir.
Wilayah yang terdeteksi mengalami hujan sejak pagi meliputi Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Dumai, hingga Pekanbaru.
Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diperkirakan meluas. Hampir seluruh wilayah Riau berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, seiring meningkatnya aktivitas konvektif di atmosfer.
Pada malam hari, kondisi cuaca masih cenderung serupa. Hujan diprediksi tetap terjadi di sejumlah daerah seperti Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, hingga Kota Dumai.
Sementara itu, pada Kamis (7/6/2026) dini hari, cuaca berangsur membaik dengan kondisi udara kabur hingga cerah berawan.
Namun demikian, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai masyarakat.
“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Riau, terutama pada pagi, siang, sore hingga malam hari,” tegas Yasir.
Wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem tersebut antara lain Rokan Hulu, Kampar, Siak, Rokan Hilir, Bengkalis, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, serta Kota Pekanbaru.
Kondisi ini mengindikasikan tingginya dinamika cuaca di wilayah Riau yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama di sektor transportasi, perikanan, dan kegiatan luar ruangan.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara cepat serta mempersiapkan langkah antisipasi guna meminimalkan risiko.