www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Nyaris Jadi Korban Harimau, Pekerja Sawit di Siak Berhasil Lolos Usai Motornya Dicakar
Selasa, 21 Juli 2026 - 14:31:21 WIB
Ilustrasi pekerja sawit di Siak nyaris diterkam harimau Sumatra (foto/int)
Ilustrasi pekerja sawit di Siak nyaris diterkam harimau Sumatra (foto/int)

SIAK – Seorang pekerja kebun sawit di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, nyaris menjadi korban serangan Harimau Sumatra. Beruntung, pria bernama Agus itu berhasil menyelamatkan diri setelah seekor harimau tiba-tiba melompat ke bagian belakang sepeda motor yang dikendarainya saat mengangkut hasil panen.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan pemantauan sekaligus langkah mitigasi guna mencegah konflik antara manusia dan satwa liar.

"Kami menerima laporan dugaan interaksi negatif antara Harimau Sumatera dengan seorang warga yang terjadi pada 14 Juli 2026," kata Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, Selasa (21/7).

Tim BBKSDA Riau kemudian berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk memastikan kronologi kejadian serta memantau keberadaan satwa dilindungi tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi, Agus yang merupakan pekerja kebun sawit milik Ahmad Rokani sedang mengangkut hasil panen menggunakan sepeda motor sekitar pukul 10.00 WIB. Saat melintas di kawasan kebun, seekor Harimau Sumatera tiba-tiba melompat ke bagian belakang motornya dan mencakar keranjang yang dibawanya.

"Kaget melihat harimau berada di belakang motornya, korban kemudian memacu kendaraannya dan berhasil menyelamatkan diri sehingga terhindar dari serangan lanjutan," ujar Supartono.

Beberapa hari setelah kejadian tersebut, tepatnya pada 18 Juli 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, dua warga bernama Amir dan Dodi kembali melihat seekor Harimau di sekitar Kilometer 4 Desa Mengkapan.

"Saksi mengungkapkan harimau tersebut melompat dari parit di seberang jalur pipa menuju badan jalan. Namun, saat berpapasan dengan kendaraan yang dikendarai Amir, harimau itu kembali masuk ke arah parit dan tidak melanjutkan penyeberangan," jelas Supartono.

Menurut keterangan saksi, satwa tersebut juga tidak menunjukkan perilaku agresif terhadap kendaraan maupun pengendaranya.

Meski demikian, BBKSDA Riau tetap melakukan penyisiran di lokasi untuk memastikan keberadaan harimau.

"Tim BBKSDA Riau sudah melakukan pengecekan di lokasi, tetapi tidak menemukan jejak maupun tanda-tanda keberadaan Harimau Sumatera," kata Supartono.

Warga setempat mengaku kemunculan Harimau Sumatera di kawasan itu sebenarnya bukan hal baru. Salah seorang warga, Gianto, menyebut satwa tersebut beberapa kali terlihat melintas di sekitar lokasi, namun selama ini belum pernah menyerang masyarakat.

Sebagai langkah antisipasi, BBKSDA Riau akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pihak terkait untuk meningkatkan pemantauan serta melaksanakan berbagai upaya mitigasi konflik satwa liar.

Masyarakat juga diminta mengaktifkan patroli siskamling pada malam hari dan segera melaporkan kepada petugas BBKSDA Riau atau aparat setempat apabila mengetahui keberadaan Harimau Sumatera maupun satwa liar lainnya di sekitar permukiman atau area aktivitas warga.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menghindari aktivitas seorang diri di kawasan yang diduga menjadi lintasan satwa liar, terutama pada sore hingga malam hari," pesan Supartono dikutip dari MCRiau.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pansel umumkan 28 calon pimpinan BRKS yang lolos.(ilustrasi/int)28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Pemutihan pajak di Riau selama bulan Agustus 2026.(ilustrasi/int)Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai 1 Agustus 2026, Tunggakan 5 Tahun Bisa Bayar 2 Tahun
Malaria hantui warga Sinaboi, Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Malaria Masih Hantui Sinaboi, Warga Rohil Minta Pemerintah Lebih Serius
Syafrudin Iput serap aspirasi warga Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Pokir Rp11 Miliar Jadi Harapan, Syafrudin Iput Bawa Aspirasi Warga Bangko ke APBD 2027
Ilustrasi.Pajak Alat Berat Jadi Penyumbang PAD Terendah di Riau, Baru Capai 23,6 Persen
  Koalisi Keberlanjutan Media resmi berdiri.(foto: istimewa)20 Organisasi dan Institusi Bersatu, Koalisi Baru Ini Bidik Masa Depan Jurnalisme Indonesia
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)Gaji ke-13 ASN Rohil-Inhu Beres, Pemprov Riau Masih Kawal Hak Pegawai di Daerah
Jajaran top manajemen PT TAM usai Toyota GAZOO Racing Press Conference di booth Toyota.(foto: istimewa)Toyota GR Makin Diminati, Varian Sporty Sumbang Lebih dari 60% Penjualan
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)51 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 10 Titik Panas Sore ini
Perjuangan RS Bhayangkara Polda Riau dampingi dua anak osteogenesis imperfecta (foto/ist)3,5 Tahun Dampingi Dua Anak 'Tulang Kaca', RS Bhayangkara Polda Riau Beri Penanganan Komprehensif Tanpa Biaya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved