www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Lahan Gambut di SM Kerumutan Terbakar, BBKSDA Riau Perkirakan 5 Hektare Hangus
Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:59:05 WIB
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Supartono.
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Supartono.

PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan, Riau, menjadi perhatian serius karena wilayah tersebut merupakan salah satu habitat penting bagi harimau Sumatera dan berbagai satwa liar dilindungi.

Kebakaran yang melanda kawasan lahan gambut itu dilaporkan telah berlangsung lebih dari sepekan. Kondisi vegetasi yang rapat serta karakteristik gambut membuat proses penanganan api menjadi tidak mudah, sekaligus meningkatkan ancaman terhadap ekosistem di kawasan konservasi tersebut.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Supartono, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya satwa liar yang menjadi korban langsung akibat kebakaran.

Meski demikian, keberadaan api di dalam kawasan konservasi tetap menjadi perhatian utama karena berpotensi mengganggu habitat dan keselamatan satwa yang hidup di kawasan tersebut.

Sebelumnya, upaya pemadaman telah dilakukan oleh tim Satgas Udara melalui operasi water bombing pada akhir pekan lalu. Namun, api kembali berpotensi muncul akibat masih adanya bara di lapisan tanah gambut.

"Bara api di dalam gambut dapat kembali muncul, terutama dipengaruhi cuaca panas dan angin kencang," kata Supartono, Selasa (25/8/2026).

Berdasarkan perkiraan awal BBKSDA Riau, luas lahan gambut yang terbakar di dalam kawasan SM Kerumutan mencapai sekitar lima hektare. Namun, luasan pasti area terdampak masih dalam proses verifikasi oleh petugas di lapangan.

"Luasan lahan terbakar di SM Kerumutan diperkirakan 5 hektare, itu lahan gambut," ujarnya.

Upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama akses menuju lokasi kebakaran. Personel darat harus menembus kawasan hutan dengan vegetasi rapat, sementara jarak menuju titik api diperkirakan mencapai sekitar 32 kilometer dari batas luar kawasan.

Untuk mempercepat penanganan, BBKSDA Riau bersama tim terkait mengombinasikan pemantauan dari udara dengan upaya pemadaman melalui jalur darat. Tim udara melakukan pemetaan dan pemantauan titik panas, sedangkan personel di lapangan berupaya membuka akses agar titik api dapat dijangkau.

"Sementara personel darat berusaha membuka akses penembusan agar pemadaman langsung di titik api dapat direalisasikan," terangnya.

Selain kebakaran di dalam kawasan, titik api juga terpantau muncul di luar SM Kerumutan dengan jarak sekitar 12 kilometer dari batas kawasan konservasi.

Pemantauan dan upaya pengendalian terus dilakukan untuk mencegah api meluas. Penanganan kebakaran menjadi penting untuk menjaga kelestarian habitat harimau Sumatera serta keberlangsungan ekosistem dan satwa liar lainnya di kawasan SM Kerumutan.

Sumber: Media Center Riau


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
 Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid (foto/int)DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru usai bantu penanganan Karhutla di Dayun (foto/int)Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru Usai Sepekan Padamkan Karhutla Siak
PWI Riau umumkan pemenang LKJ Raja Ali Kelana 2026, Fithriady Syam terbaik (foto/ist)PWI Riau Umumkan Karya Terbaik LKJ Raja Ali Kelana 2026
Kelapa sawit mitra plasma sepekan dihargai Rp3.976 per Kg (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Turun Lagi, Tertinggi Rp3.976 per Kg
Ilustrasi BMKG prediksi asap mengintai Riau seharian (foto/int)Asap Mengintai Riau Seharian, Warga Diminta Tetap Waspada
  Kondisi kabut asap di Pekanbaru makin tebal (foto/Mimi)Kondisi Kabut Asap di Pekanbaru Makin Tebal dan Ganggu Jarak Pandang
Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal (foto/int)Karhutla Masih Jadi Perhatian, Riau Siagakan Helikopter dan Operasi Modifikasi Cuaca
Siswa di Pekanbaru kembali belajar secara daring akibat udara tidak sehat (foto/riki)PM2.5 Pekanbaru Tembus 143,4 µg/m³, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Ketua APHI Komda Riau, Muller Tampubolon.APHI Riau: Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Padamkan Karhutla Paling Efektif
Ilustrasi Karhutla masih menghantui wilayah Riau (foto/int)4.127 Titik Panas Kepung Sumatra, Riau Catat 96 Hotspot
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved