www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Temuan HIV di Riau Capai 1.170 Kasus Sepanjang 2025, Kelompok Gay Mendominasi
Kamis, 23 Juli 2026 - 20:11:18 WIB
Hampir 200 ribu orang tes HIV di Riau, 1.170 dinyatakan positif sepanjang 2025 yang didominasi gay.(ilustrasi/int)
Hampir 200 ribu orang tes HIV di Riau, 1.170 dinyatakan positif sepanjang 2025 yang didominasi gay.(ilustrasi/int)

PEKANBARU – Sebanyak 195.298 orang di Provinsi Riau menjalani testing Human Immunodeficiency Virus (HIV) sepanjang Januari hingga Desember 2025.

Dari seluruh pemeriksaan tersebut, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau menemukan 1.170 orang yang dinyatakan positif HIV.

Kadiskes Riau, Zulkifli mengatakan, data tersebut menjadi gambaran penting dalam memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian HIV di wilayah Riau.

Berdasarkan hasil pemetaan kasus, kelompok lelaki seks lelaki (LSL) alias gay tercatat sebagai kelompok dengan jumlah temuan HIV tertinggi.

Dari total 1.170 kasus positif yang ditemukan, sebanyak 462 kasus atau sekitar 39,48 persen berasal dari kelompok gay tersebut.

Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk memperluas edukasi mengenai HIV sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup sehat, pemeriksaan dini, serta akses terhadap layanan kesehatan.

“Di antaranya dengan melakukan sosialisasi pencegahan HIV ke sektor Kementerian Agama Provinsi Riau dengan membekali Penghulu, Penyuluh Agama (semua agama Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha), pengawas madrasah, termasuk pengawas pesantren, untuk menyampaikan pesan ke masyarakat terkait bahaya HIV serta pentingnya memperkuat iman dan takwa di arus globalisasi saat ini,” ujar Zulkifli, Kamis (23/7/2026).

Selain menggandeng sektor keagamaan, Dinas Kesehatan Provinsi Riau juga memperkuat kolaborasi dengan organisasi profesi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai HIV dan infeksi menular seksual (IMS).

Salah satu langkah yang dilakukan yakni bekerja sama dengan Persatuan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Cabang Pekanbaru.

Melalui kolaborasi tersebut, edukasi pencegahan HIV dan IMS diberikan kepada masyarakat secara luas.

Dalam kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara langsung dan serentak, tercatat sebanyak 5.609 orang mendapatkan edukasi.

Kegiatan tersebut bahkan memperoleh penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai sosialisasi pencegahan HIV dan IMS serentak dengan jumlah peserta terbanyak pada Januari 2026.

Langkah ini dinilai menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong masyarakat lebih memahami cara penularan HIV, pentingnya pencegahan, serta perlunya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Upaya pencegahan juga diperluas ke lingkungan perguruan tinggi. Diskes Riau bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Riau telah melakukan audiensi dengan sejumlah kampus di Pekanbaru.

Beberapa perguruan tinggi yang menjadi bagian dari komunikasi tersebut antara lain Universitas Riau (Unri), Universitas Islam Riau (UIR), Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Politeknik Caltex Riau (PCR), Universitas Lancang Kuning (Unilak), Universitas Abdurrab, dan Universitas Hang Tuah.

Pendekatan berbasis kampus tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi kesehatan kepada generasi muda sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya pencegahan HIV dan IMS.

Strategi pencegahan HIV di Riau juga diarahkan pada penguatan peran keluarga. Diskes Riau telah melakukan sosialisasi kepada pengurus PKK Provinsi Riau dan PKK Kota Pekanbaru.

Keluarga dipandang memiliki posisi strategis dalam memberikan edukasi dan membangun lingkungan yang mendukung perilaku hidup sehat.

Dengan penguatan peran keluarga, masyarakat diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai faktor risiko penularan HIV.

Di sisi lain, pemerintah juga terus memperluas akses terhadap layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan HIV.

“Kami juga melakukan upaya perluasan layanan pengobatan dan layanan perawatan dukungan pengobatan yang saat ini telah tersebar di 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau,” jelas Zulkifli.

Dengan cakupan layanan yang semakin luas, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh akses pemeriksaan dan pengobatan lebih mudah.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi pengendalian HIV di Riau, dengan menempatkan deteksi dini, edukasi, pencegahan, dan kesinambungan pengobatan sebagai langkah utama.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pansel umumkan 28 calon pimpinan BRKS yang lolos.(ilustrasi/int)28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Pemutihan pajak di Riau selama bulan Agustus 2026.(ilustrasi/int)Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai 1 Agustus 2026, Tunggakan 5 Tahun Bisa Bayar 2 Tahun
Malaria hantui warga Sinaboi, Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Malaria Masih Hantui Sinaboi, Warga Rohil Minta Pemerintah Lebih Serius
Syafrudin Iput serap aspirasi warga Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Pokir Rp11 Miliar Jadi Harapan, Syafrudin Iput Bawa Aspirasi Warga Bangko ke APBD 2027
Ilustrasi.Pajak Alat Berat Jadi Penyumbang PAD Terendah di Riau, Baru Capai 23,6 Persen
  Koalisi Keberlanjutan Media resmi berdiri.(foto: istimewa)20 Organisasi dan Institusi Bersatu, Koalisi Baru Ini Bidik Masa Depan Jurnalisme Indonesia
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)Gaji ke-13 ASN Rohil-Inhu Beres, Pemprov Riau Masih Kawal Hak Pegawai di Daerah
Jajaran top manajemen PT TAM usai Toyota GAZOO Racing Press Conference di booth Toyota.(foto: istimewa)Toyota GR Makin Diminati, Varian Sporty Sumbang Lebih dari 60% Penjualan
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)51 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 10 Titik Panas Sore ini
Perjuangan RS Bhayangkara Polda Riau dampingi dua anak osteogenesis imperfecta (foto/ist)3,5 Tahun Dampingi Dua Anak 'Tulang Kaca', RS Bhayangkara Polda Riau Beri Penanganan Komprehensif Tanpa Biaya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved