www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Karhutla Riau Belum Aman, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhil dan Inhu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Ratusan Siswa SMP dan MTs di Pati Diduga Keracunan MBG, Pemkab Tetapkan KLB
Kamis, 10 September 2026 - 13:53:35 WIB
Ratusan siswa dan guru di Pati sakit usai santap MBG, status KLB ditetapkan (foto/detikjateng)
Ratusan siswa dan guru di Pati sakit usai santap MBG, status KLB ditetapkan (foto/detikjateng)

PATI - Ratusan siswa dan guru dari SMP Negeri 1 Gembong dan MTs Negeri 3 Pati, Jawa Tengah (Jateng), diduga mengalami keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG). Menyikapi kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati langsung menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan penetapan status KLB dilakukan untuk memastikan seluruh siswa dan guru yang mengalami keluhan mendapatkan penanganan kesehatan secara maksimal.

"Karena menyangkut keselamatan korban dan (jumlah penderita ratusan) kasus tersebut masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB)," katanya dikutip detikJateng, Kamis (10/9/2026).

Menurut Chandra, kondisi tersebut juga memungkinkan pemerintah daerah menggunakan belanja tidak terduga untuk membiayai penanganan dalam situasi darurat. Langkah itu dinilai penting karena kasus menyangkut keselamatan ratusan warga sekolah.

"Prioritas kami saat ini adalah memastikan seluruh siswa dan guru yang mengalami keluhan telah mendapatkan penanganan serta memastikan kondisi mereka terus terpantau," jelas dia.

Hingga Kamis pagi, sekitar 45 siswa masih menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit. Mereka merupakan bagian dari ratusan siswa dan guru yang sebelumnya mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan MBG.

Chandra mengatakan para siswa tersebut masih menjalani perawatan di RSUD Soewondo dan RS Mitra Bangsa.

"Totalnya 45 siswa yang masih dirawat inap di rumah sakit," ujarnya.

Pemkab Pati, lanjut Chandra, masih melakukan pendataan dan sinkronisasi jumlah korban. Pemerintah daerah juga mengawal investigasi guna memastikan penyebab kejadian berdasarkan hasil pemeriksaan resmi.

"Kami akan terus mengawal proses investigasi dan bersama pihak terkait melakukan evaluasi terhadap proses distribusi serta keamanan pangan, dengan tetap menunggu hasil investigasi resmi," jelas Chandra.

Chandra turut menyampaikan permintaan maaf kepada para orang tua siswa dan masyarakat Pati atas kejadian tersebut. Ia memastikan pemerintah daerah akan berupaya agar seluruh korban segera mendapatkan penanganan.

"Sekali lagi mohon maaf kepada orang tua murid, kepada masyarakat Kabupaten Pati, kami akan terus berupaya masalah ini bisa tertangani dengan segera dan masalah pengobatan semua ditanggung oleh pemerintah Kabupaten Pati," jelas Chandra.

Sebelumnya, dugaan keracunan terjadi di dua sekolah yang berada di Kecamatan Gembong, yakni SMP Negeri 1 Gembong dan MTs Negeri 3 Pati.

Di SMP Negeri 1 Gembong, sebanyak 103 siswa dan 13 guru dilaporkan mengalami mual dan diare. Sementara di MTs Negeri 3 Pati, terdapat 127 siswa dan 30 guru yang mengalami keluhan serupa setelah menyantap MBG.

Dengan jumlah korban yang mencapai ratusan, Pemkab Pati kini memprioritaskan penanganan kesehatan para korban sekaligus menunggu hasil investigasi untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.Kalau ingin dibuat lebih tajam untuk portal berita, judul nomor 3 paling kuat karena langsung menonjolkan angka 45 siswa yang masih dirawat dan tetap menarik perhatian pembaca.

Sumber: Detiksumut


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Heli water boombing.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Karhutla Riau Belum Aman, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhil dan Inhu
Kabut asap ganggu aktivitas belajar di Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kabut Asap Ganggu Sekolah di Pekanbaru, DPRD Dorong Opsi PJJ hingga Libur
GDS, tersangka karhutla di Pelalawan saat diamankan di Mapolsek Tapung Hulu.(foto: andi/halloriau.com)Jejak Api di Sekitar Pondok Bawa Polisi ke GDS, 1,5 Hektare Lahan Pelalawan Terbakar
Ketua PWI Riau, H Raja Isyam Azwar.(istimewa)Berita Akurat Kalah Cepat dari Konten Viral, PWI Riau Siapkan Forum Khusus
Calon Penghulu Labuhan Tangga Besar, Meswanto SPd.(foto: afrizal/halloriau.com)Dapat Nomor Urut 3, Meswanto Targetkan Perubahan dan Penguatan Ekonomi Desa Labuhan Tangga Besar
  Hearing Komisi I DPRD Pekanbaru dengan Puskesmas Umban Sari.(foto: mimi/halloriau.com)DPRD Pekanbaru Sorot Nasib Puskesmas Umban Sari Didenda Rp60 Juta, PLN Abaikan Pelayanan Masyarakat?
Pelantikan Ketua TP PKK Bangko.(foto: afirzal/halloriau.com)Bukan Sekadar Pelantikan, Bupati Rohil Tantang TP PKK dan Bunda PAUD Bangko Beri Dampak Nyata
Rapor merah BUMD di Riau.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Rapor Merah BUMD Riau: Kinerja SPR dan PIR Menurun
Senior Vice President of ZTE Zhang Wanchun, CTO of TM Forum George Glass, CTO of XLSMART Shurish Subbramaniam, James Zhang Senior Vice President of ZTE.(foto: istimewa)XLSMART Uji AI di Jaringan Aktif, Target Autonomous Network Level 4 Makin Nyata
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Siak, Heriyanto.BUMD Siak Dievaluasi, BSP Tampil sebagai Mesin Baru Pendongkrak PAD
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved