PEKANBARU - Sebaran titik panas atau hotspot di wilayah Sumatera masih terpantau cukup tinggi pada Jumat (25/9/2026). Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, tercatat 914 hotspot tersebar di sejumlah provinsi.
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengatakan titik panas paling banyak terdeteksi di Sumatera Selatan dengan 507 hotspot.
"Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera sebanyak 914," kata Elisa JS Kedang, Jumat (25/9/2026).
Selain Sumatera Selatan, hotspot juga terpantau cukup banyak di Bangka Belitung sebanyak 198 titik, disusul Jambi 126 titik dan Lampung 59 titik.
Sementara itu, provinsi lainnya yang terpantau memiliki hotspot yakni Aceh sebanyak 13 titik, Kepulauan Riau 7 titik, Sumatera Utara 2 titik, serta Bengkulu 1 titik.
Untuk wilayah Riau, BMKG mencatat hanya terdapat satu hotspot. Titik panas tersebut terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hilir.
"Untuk Riau terpantau satu hotspot, yakni di Kabupaten Indragiri Hilir," ujar Elisa.
Dengan kondisi tersebut, sebaran hotspot di Riau pada Jumat pagi tercatat jauh lebih rendah dibandingkan sejumlah provinsi lain di Sumatera. Meski demikian, pemantauan tetap diperlukan untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama apabila kondisi cuaca kembali mendukung munculnya titik panas.