PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprakirakan sejumlah wilayah di Provinsi Riau berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Selasa (13/10/2026).
Di tengah potensi hujan tersebut, masyarakat juga diminta mewaspadai kekaburan udara akibat asap yang diprakirakan masih terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kota Pekanbaru.
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Gita Dewi, mengatakan kondisi cuaca di Riau pada pagi hari diprakirakan berawan dengan potensi kekaburan udara akibat asap. Hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hilir.
Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan meluas ke sejumlah daerah. Wilayah yang berpeluang mengalami hujan ringan hingga sedang meliputi Kabupaten Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Siak, Kampar, Bengkalis, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.
Pada malam hari, cuaca diprakirakan masih berawan dan berpotensi mengalami kekaburan udara akibat asap. Hujan ringan berpeluang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Potensi cuaca ekstrem tersebut diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Siak, Kampar, Bengkalis, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru pada siang hingga sore dan/atau malam hari.
Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.
Selain potensi hujan, kondisi udara di Riau juga masih perlu menjadi perhatian karena adanya potensi kekaburan akibat asap. Masyarakat disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk, serta membatasi aktivitas luar ruangan ketika asap semakin pekat.
BMKG mencatat suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 55 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan Provinsi Riau, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori rendah.
Meski tinggi gelombang tergolong rendah, masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di perairan.