PEKANBARU – Kondisi jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru berangsur membaik pada Selasa (13/10/2026). Setelah sempat terganggu kabut tebal pada pagi hari, jarak pandang di kawasan bandara mencapai 3.000 meter atau 3 kilometer pada pukul 10.30 WIB.
Seiring membaiknya kondisi tersebut, aktivitas penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dilaporkan berjalan lancar, aman, dan normal. Meski demikian, sejumlah penerbangan sebelumnya sempat mengalami penundaan akibat kondisi cuaca.
Branch Communication & CSR Bandara SSK II Pekanbaru, Meta Harahap, menyampaikan bahwa jarak pandang di bandara kini menunjukkan perbaikan.
Berdasarkan laporan kondisi operasional pada pukul 10.30 WIB, jarak pandang tercatat mencapai 3.000 meter. Sementara itu, aktivitas penerbangan mulai berjalan dengan kondisi operasional yang dinyatakan normal.
"Jarak pandang di Bandara SSK II Pekanbaru saat ini berangsur membaik dan terpantau mencapai 3.000 meter. Aktivitas penerbangan berjalan lancar, aman, dan normal," ujarnya ke halloriau.
Berdasarkan data operasional hingga pukul 10.30 WIB, tercatat dua penerbangan keberangkatan dan dua penerbangan kedatangan. Namun, terdapat pula enam penerbangan keberangkatan dan enam penerbangan kedatangan yang mengalami penundaan jadwal.
Pihak bandara terus memantau perkembangan cuaca secara berkala bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa penerbangan.
"Kami terus memantau pergerakan cuaca secara berkala bersama BMKG demi memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa penerbangan," sambungnya.
Sebelumnya, kabut tebal menyelimuti Kota Pekanbaru pada Selasa pagi dan menyebabkan jarak pandang di kawasan bandara sempat terbatas. Kondisi tersebut berdampak pada jadwal sejumlah penerbangan, termasuk keberangkatan menuju Jakarta.
Dengan membaiknya jarak pandang, operasional penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru berangsur berjalan normal. Meski demikian, penumpang tetap disarankan memantau informasi terbaru dari maskapai terkait jadwal keberangkatan maupun kedatangan.