www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Masuki Musim Penghujan, SF Hariyanto Minta Warga Tak Abaikan Potensi Bencana
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Riau Kembali Nihil Hotspot, Sumatera Selatan Catat 12 Titik Panas
Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:25:57 WIB
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)

PEKANBARU – Provinsi Riau kembali mencatat nihil titik panas atau hotspot berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru pada Kamis (29/10/2026) sore.

Di tengah kondisi tersebut, satelit masih mendeteksi 14 titik panas di tiga provinsi lain di Sumatera.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang mengungkapkan, titik panas yang terpantau di Pulau Sumatera tersebar di Sumatera Selatan sebanyak 12 titik, sedangkan Lampung dan Jambi masing-masing satu titik.

“Untuk wilayah Riau, berdasarkan pemantauan Kamis sore, tidak terdeteksi adanya titik panas,” kata Elisa.

Nihilnya hotspot di Riau menjadi perkembangan positif dalam pemantauan indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Namun, kondisi tersebut perlu disikapi secara proporsional karena tidak serta-merta membuktikan bahwa seluruh wilayah Riau bebas dari kebakaran.

Titik panas merupakan indikasi anomali suhu yang terdeteksi melalui penginderaan jauh.

Data ini dapat membantu mengidentifikasi area yang berpotensi mengalami kebakaran, tetapi tetap memerlukan verifikasi lapangan untuk memastikan ada atau tidaknya kejadian karhutla.

Di tingkat Sumatera, Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak dalam pemantauan sore tersebut.

Sebanyak 12 titik di wilayah itu mencakup sebagian besar dari total 14 titik panas yang terdeteksi.

Sementara itu, masing-masing satu titik panas terpantau di Lampung dan Jambi. Dengan demikian, seluruh hotspot yang terdeteksi dalam laporan tersebut berada di luar Provinsi Riau.

Meski Riau kembali mencatat nihil hotspot, pemantauan tetap diperlukan untuk mengantisipasi perubahan kondisi cuaca dan kemunculan titik panas baru.

Data satu waktu juga belum cukup untuk menggambarkan tren karhutla secara menyeluruh tanpa perbandingan dengan pemantauan pada hari-hari sebelumnya.

Informasi BMKG ini menjadi salah satu indikator penting dalam membaca perkembangan potensi karhutla di Sumatera.

Untuk memastikan kondisi di lapangan, data satelit tetap perlu dilengkapi dengan laporan petugas dan hasil pemeriksaan langsung di lokasi yang terindikasi.

Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.Masuki Musim Penghujan, SF Hariyanto Minta Warga Tak Abaikan Potensi Bencana
Marc dan Alex Marquez berjaya di Sepang, Malaysia (foto/Sc IG MotoGP)Marc Marquez Juara MotoGP Malaysia 2026, Pedro dan Alex Lengkapi Podium
Bambang Prayetno menyampaikan kata sambutan usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Dumai Periode 2026-2029 pada Konferkot PWI Dumai (foto/ist)Wawako Sugiyarto Buka Konferkot PWI Dumai, Bambang Kembali Terpilih Aklamasi
PWA Riau gelar diskusi parenting, orang tua diajak kenali minat dan bakat anak sejak dini (foto/ist)PWA Riau dan Umri Kolaborasi, Bahas Pentingnya Kesehatan dalam Pembangan Potensi Anak
Polisi tangkap seorang DPO Curat dana ATM yang viral di Ukui (foto/Andy)Seorang DPO Curat Dana ATM Viral Diciduk Tim Polsek Ukui di Medan
  BYD Atto 1.Atto 1 Jadi Andalan, Penjualan BYD di Indonesia Capai 46.700 Unit
Kepala Dinas PUPR Pekanbaru, Edwar Riansyah (foto/int)PUPR Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan, Sisa 12 Km Ditargetkan Rampung Desember
Ilustrasi Dumai dan Inhu terbanyak (foto/int)Hotspot di Sumatra Capai 280, Riau Terdeteksi 9 Titik Tersebar di Lima Wilayah
Ditutup Wabup Hendrizal, Inhu Expo 2026 hadirkan hiburan hingga pembagian doorprize (foto/ist)Inhu Expo 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Warga Meriahkan Malam Penutupan di RTH Rengat
Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Purwadi Soeprihanto (kanan) mendampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq (kiri) memberikan pemaparan kepada media seusai memimpin apel bersama tim gabungan penanganan karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (30/10/2026). ANTARA/HO-APHIAPHI Kerahkan Regu Pemadam dan Siapkan Sumur Bor untuk Tangani Karhutla di Kalteng
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved