PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho menargetkan, sampah rumah tangga bisa diangkut setiap hari oleh Lembaga Pemungutan Sampah (LPS) mulai awal tahun 2026 ini.
Target tersebut jauh lebih cepat dibanding yang masih berjalan saat ini, di mana pengangkutan sampah baru dilakukan tiga hari sekali.
"Ke depan kita maunya sampah diangkut tiap hari, bukan lagi tiga hari sekali," ujar Agung kepada halloriau.com, Jumat (9/1/2026).
Untuk mewujudkan hal itu, Agung menilai penanganan sampah tak bisa hanya mengandalkan satu pihak.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua unsur, termasuk aparatur di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
Karena itu, seluruh pegawai Pemko, mulai dari pejabat, ASN, PPPK, hingga pegawai kontrak dan paruh waktu, diminta ikut terlibat sebagai anggota LPS.
"Semua pegawai Pemko wajib bergabung dengan LPS. Kami butuh dukungan penuh supaya pengelolaan sampah bisa berjalan maksimal," tegasnya.
Saat ini, tingkat keikutsertaan warga dalam keanggotaan LPS masih belum optimal, yakni masih di bawah 70 persen.
Padahal, LPS sudah terbentuk di seluruh kelurahan di Pekanbaru dengan total 83 lembaga.
Agung pun menegaskan, meningkatnya partisipasi masyarakat dan aparatur pemerintah menjadi kunci agar sistem pengelolaan sampah terpadu di Pekanbaru benar-benar berjalan, sekaligus menghadirkan layanan pengangkutan sampah yang lebih cepat dan merata.