PEKANBARU – Harga sejumlah bahan pokok, khususnya cabai dan bawang, di Pasar Selasa Tuah Karya, Panam, Kota Pekanbaru, terpantau mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Turunnya harga dipengaruhi oleh kondisi permintaan pasar yang cenderung fluktuatif, sehingga pergerakan harga masih belum stabil.
Pantauan di lapangan menunjukkan harga cabai dijual bervariasi tergantung daerah asal. Cabai yang berasal dari Aceh menjadi yang termurah, yakni sekitar Rp25 ribu per kilogram. Sementara cabai pasokan dari Sumatera Barat dibanderol pada kisaran Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
Salah seorang pedagang, Rendi, mengatakan harga bahan pokok saat ini relatif lebih rendah dibandingkan beberapa hari maupun pekan sebelumnya. Ia menyebut penurunan harga tersebut tidak lepas dari faktor permintaan masyarakat yang berubah-ubah.
“Harga bahan pokok, terutama cabai, sangat dipengaruhi permintaan pasar. Kalau permintaan naik, harga ikut naik. Kalau permintaan turun, harga bisa turun lagi,” ujar Rendi di Pasar Selasa Tuah Karya, Pekanbaru, Sabtu (24/1/2026).
Menurutnya, harga cabai memang sulit dipatok dalam jangka waktu tertentu karena kondisi pasar terus bergerak dinamis. Perubahan harga bisa terjadi sewaktu-waktu mengikuti distribusi pasokan dan kebutuhan konsumen.
Meski saat ini harga cenderung turun, Rendi memperkirakan ke depan harga bahan pokok berpotensi kembali mengalami kenaikan. Ia menilai pola pergerakan harga biasanya berlangsung berulang, dari murah ke mahal, kemudian kembali turun mengikuti situasi pasar.