PEKANBARU - Stabilitas pasokan menjadi faktor utama yang menahan laju harga cabai merah di Kota Pekanbaru menjelang pergantian tahun 2025.
Pantauan di Pasar Sail, Jalan Hang Tuah, menunjukkan harga cabai merah masih berada dalam rentang aman meski aktivitas belanja masyarakat cenderung meningkat.
Hingga Rabu (31/12/2025), cabai merah asal Sumatera Barat (Sumbar) diperdagangkan di kisaran Rp60 ribu per kilogram, sementara cabai dari Sumatera Utara (Sumut) dijual sekitar Rp45 ribu per kilogram.
Ketersediaan stok yang lancar dari daerah penghasil membuat harga relatif terjaga.
Para pedagang menyebut distribusi cabai merah ke Pekanbaru masih berlangsung normal tanpa hambatan berarti.
Seorang pedagang cabai di Pasar Sail, Reni Fitria (41), memastikan belum ada indikasi kenaikan harga signifikan hingga akhir tahun, stok yang tersedia masih mencukupi kebutuhan konsumen.
“Untuk saat ini harganya masih aman, di kisaran Rp45 ribu sampai Rp60 ribu per kilo. Stok juga masih tersedia, jadi belum ada kenaikan,” ujar Reni.
Menurut Reni, lonjakan harga cabai merah biasanya dipicu oleh terganggunya distribusi atau lonjakan permintaan secara tiba-tiba.
Namun, kondisi tersebut belum terjadi hingga menjelang malam pergantian tahun.
Dari sisi konsumen, harga cabai merah dinilai masih sesuai dengan daya beli masyarakat.
Yuliana (49), seorang pembeli, mengaku harga saat ini tidak terlalu membebani kebutuhan rumah tangga.
“Kalau menurut saya masih normal, tidak terlalu mahal. Masih bisa dibeli untuk kebutuhan masak sehari-hari,” katanya.
Masyarakat berharap stabilitas harga cabai merah dan komoditas pangan lainnya dapat terus terjaga hingga memasuki awal tahun baru, sehingga kebutuhan konsumsi rumah tangga tetap terpenuhi tanpa tekanan kenaikan harga.