PEKANBARU - Marak aksi vandalisme terhadap halte bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) Pekanbaru. Sejumlah halte yang tersebar di berbagai titik Kota Pekanbaru terlihat dipenuhi coretan, bahkan beberapa bagiannya dilaporkan hilang akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab. Kondisi tersebut membuat kenyamanan penumpang bus TMP terganggu.
Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan bahwa aksi vandalisme terhadap fasilitas publik tidak bisa lagi ditolerir. Menurutnya, tidak ada ruang bagi pelaku perusakan fasilitas umum di Kota Pekanbaru.
“Kita lihat langsung di lapangan, sangat banyak halte yang penuh coretan dan beberapa bagian halte juga dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab,” ujar Markarius, Sabtu (24/1/2026).
Ia menilai, aksi vandalisme tersebut diduga dilakukan oleh kawula muda yang iseng tanpa memikirkan dampak dari perbuatannya. Padahal, mencoret dan merusak halte bus TMP merupakan tindakan perusakan fasilitas publik yang merugikan masyarakat luas.
“Maka dari itu, kita mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kenyamanan dan kebersihan halte bus TMP,” jelasnya.
Markarius juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru telah berkoordinasi dengan Polresta Pekanbaru untuk menindak para pelaku vandalisme. Dari hasil koordinasi tersebut, aparat kepolisian telah berhasil menangkap sejumlah pelaku perusakan halte bus TMP.
“Semoga pelaku perusakan halte bus TMP lainnya juga bisa segera ditindak sesuai aturan yang berlaku,” paparnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga fasilitas publik yang telah dibangun oleh pemerintah kota. Menurutnya, keberadaan halte bus TMP sangat penting untuk mendukung transportasi umum yang aman dan nyaman di Pekanbaru.
“Kita semua berharap kota kita tetap aman dan nyaman. Fasilitas publik ini milik bersama dan harus kita jaga bersama,” tutupnya.