PEKANBARU - Genangan air yang sering kali muncul di Jalan Durian, tepatnya dari depan Kantor TVRI Riau sampai ke arah Jalan Meranti, akhirnya masuk dalam daftar perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru.
Masalah utama di lokasi itu disebut-sebut berasal dari kondisi drainase yang tak saling terhubung dengan baik. Selain ukurannya kecil, saluran juga banyak yang tersumbat sehingga air sulit mengalir saat hujan deras.
Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Pekanbaru, Doddy mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan perencanaan teknis lewat Detail Engineering Design (DED). Dalam rencana tersebut, saluran air akan diperbesar dan arah alirannya diatur ulang agar lebih lancar.
"DED-nya sudah kita siapkan. Nanti drainase akan diperbesar, lebarnya sekitar 70 sentimeter dan kedalamannya 80 sentimeter. Tujuannya supaya aliran air bisa langsung terhubung ke anak Sungai Senapelan 1," kata Doddy, Kamis (12/2/2026).
Meski begitu, ia mengakui perbaikan total membutuhkan anggaran dan proses administrasi yang tidak sebentar. Artinya, pekerjaan fisik belum bisa langsung dikerjakan dalam waktu dekat.
Sambil menunggu proyek tersebut berjalan, PUPR tetap melakukan langkah-langkah penanganan di lapangan. Perawatan rutin seperti pembersihan sedimen terus dilakukan agar genangan tidak semakin parah.
"Kita tetap lakukan perawatan. Saluran dibersihkan dari endapan lumpur. Mana yang bisa kita tangani tahun ini, kita kerjakan," ujarnya.
Pembersihan saat ini difokuskan pada drainase di depan Kantor TVRI yang terhubung ke anak Sungai Senapelan 1. Tak hanya itu, endapan di bawah jembatan dan di bawah pelat beton akses ruko juga akan dikeruk.
Doddy menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemilik ruko untuk membuka sementara pelat penutup saluran agar sedimen di bawahnya bisa dibersihkan.
Dengan langkah tersebut, PUPR berharap genangan di Jalan Durian bisa berkurang. Namun untuk solusi permanen, masyarakat masih harus menunggu realisasi proyek perbaikan drainase secara menyeluruh.