www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Dekat Malaysia, Dumai Berpeluang Jadi Pusat Event Tourism Pesisir
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


70 Rumah Tangga di Pekanbaru Sukses Kurangi Sampah, Ini Strategi yang Dipakai
Selasa, 03 Maret 2026 - 11:22:57 WIB
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho resmikan Kawasan Kemas di RW 01 Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki.(foto: int)
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho resmikan Kawasan Kemas di RW 01 Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki.(foto: int)

PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mengarahkan penanganan sampah berbasis masyarakat sebagai strategi utama menekan volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Langkah ini ditandai dengan peresmian Kawasan Kelompok Masyarakat Sadar Sampah (Kemas) di RW 01 Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, oleh Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, Senin (2/3/2026).

Kawasan ini menjadi contoh konkret pengelolaan sampah mandiri dari tingkat rumah tangga tanpa ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Alhamdulillah, hari ini kita resmikan kelompok masyarakat ini. Kami sangat mengapresiasi kepedulian Kemas terhadap isu lingkungan, terutama dalam mengubah wajah sampah menjadi sesuatu yang produktif,” ujar Agung Nugroho.

Saat ini, sebanyak 70 kepala keluarga di RW 01 telah aktif menerapkan sistem pemilahan sampah menjadi tiga kategori utama: organik, anorganik, dan residu.

Skema ini dinilai efektif karena sebagian besar sampah selesai diolah di lingkungan warga sebelum masuk rantai pengangkutan kota.

Menurut Agung, pola ini menjadi solusi mendasar terhadap persoalan klasik persampahan yang selama ini bertumpu pada sistem angkut-buang.

“Melalui sistem ini, Kemas tahu pasti besaran pengurangan sampah dari wilayah ini ke TPA. Jadi, yang sampai ke TPA benar-benar hanya sampah residu saja,” jelasnya.

Pengurus Kemas juga memanfaatkan aplikasi digital untuk memantau volume sampah secara real-time.

Data tersebut menjadi dasar evaluasi sekaligus tolok ukur keberhasilan pengurangan sampah dari hulu.

Tidak hanya berhenti pada pemilahan, warga mengembangkan konsep ekonomi sirkular. Sampah organik diolah menjadi pakan maggot dan eco-enzim berbahan kulit buah.

Produk turunannya pun beragam, mulai dari sabun cuci piring cair, sabun padat, hingga lilin aromaterapi berbahan minyak jelantah.

Inovasi ini membuka peluang ekonomi rumah tangga sekaligus memperpanjang siklus guna sampah yang sebelumnya berakhir di TPA.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menegaskan program ini murni inisiatif warga. Pemerintah hadir sebagai pendamping.

“Gerakan ini bersifat mandiri atau non-APBD. Namun kami siap memberikan dukungan penuh, baik itu pemenuhan kebutuhan operasional maupun mencarikan sumber pendanaan alternatif melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan,” kata Reza.

Ia menilai pendekatan berbasis komunitas menjadi solusi jangka panjang di tengah keterbatasan lahan TPA yang kian mendesak.

Keberhasilan Kemas RW 01 Labuh Baru Timur akan dijadikan proyek percontohan. Pemko Pekanbaru menargetkan pengembangan kawasan serupa di Kecamatan Marpoyan Damai, tepatnya Kelurahan Sidomulyo Timur.

Ekspansi ini diharapkan membentuk ekosistem kota yang sadar sampah secara menyeluruh dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pola pengelolaan konvensional.

Dengan model kolaboratif ini, Pekanbaru mulai menunjukkan arah baru penanganan sampah, bukan lagi sekadar urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif yang berbasis data, teknologi, dan pemberdayaan ekonomi warga.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (ASITA) Riau, Dede Firmansyah (foto/ist)Dekat Malaysia, Dumai Berpeluang Jadi Pusat Event Tourism Pesisir
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho borong takjil di Pasar Ramadan Sail (foto/is)Wako Agung Nugroho dan BBPOM Tinjau Takjil di Pasar Ramadan
Ilustrasi BMKG catat lima hotspot bermunculan di Riau (foto/int)BMKG Deteksi Masih Ada Hotspot di Riau, Bengkalis Terbanyak
Kanit Patroli Satpol Airud Polres Rohil, Bripka Mesdianto menyalurkan bantuan ke masyarakat kurang mampu di Jalan Pelabuhan Baru (foto/afrizal)Giat Jalur, Satpol Airud Polres Rohil Bagikan 10 Paket Sembako ke Masyarakat Miskin
EMP Bentu - Korinci Baru Limited bersama pengurus masjid dan anak yatim saat melakukan Safari Ramadhan di Desa Lubuk Ogong, Bandar Sei Kijang, Pelalawan, beberapa waktu lalu (foto/ist)EMP Bentu-Korinci Baru Gelar Safari Ramadan di 11 Desa, Santuni Anak Yatim
  Ilustrasi lima Daerah di Riau tetapkan Siaga Darurat Karhutla (foto/int)1.041 Ha Terbakar, 5 Daerah di Riau Kompak Tetapkan Siaga Darurat Karhutla
Dikepung polisi, bandar sabu di Rohil tancap gas hingga kecelakaan (foto/ist)Kejar-kejaran Dramatis di Rohil, Mobil Pengedar Sabu Terbalik
Ketua DPRD Kuansing apresiasi langkah Pemkab Kuansing MoU dengan APH (foto/ultra)MoU dengan Penegak Hukum, Ketua DPRD Kuansing Apresiasi Langkah Pemkab Kuansing
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi (foto/ist)Kembali Makan Korban, Dishub Pekanbaru Evaluasi Flyover Pasar Pagi Arengka
Safari Ramadhan PT Musim Mas bagikan 750 Paket Sembako.(foto: andi/halloriau.com)Safari Ramadhan PT Musim Mas: 750 Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Pelalawan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved