PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru segera menghadirkan inovasi baru dalam pengelolaan sampah melalui pembukaan stasiun pengumpulan dan pemilahan sampah atau Waste Station. Program ini memungkinkan masyarakat menukarkan sampah rumah tangga menjadi uang elektronik.
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan bahwa pada tahap awal akan disiapkan 10 titik Waste Station yang tersebar di berbagai wilayah kota. Beberapa lokasi yang telah ditentukan di antaranya RTH Kaca Mayang, Wisata Alam Mayang, Stadion Utama Riau, kawasan MPP, Pasar Panam, hingga Simpang 4 Rumbai.
Menurut Agung, masyarakat cukup memilah sampah dari rumah, kemudian membawanya ke Waste Station untuk ditimbang. Nilai dari sampah tersebut akan dikonversi menjadi poin yang langsung masuk ke aplikasi digital.
Program ini didukung oleh kerja sama dengan Rekosistem, sebuah perusahaan teknologi yang bergerak di bidang pengelolaan dan pemulihan material. Melalui aplikasi yang disediakan, masyarakat dapat memantau jumlah poin yang terkumpul hingga menukarkannya menjadi saldo uang elektronik.
Dilansir dari Pekanbaru.go.id, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menyebutkan bahwa operasional Waste Station ditargetkan mulai berjalan dalam waktu dekat, bahkan salah satu titik diharapkan sudah aktif sebelum Lebaran.
Jenis sampah yang dapat ditukarkan cukup beragam, mulai dari plastik, kaca, minyak jelantah, kertas atau kardus, logam, hingga barang elektronik bekas. Setiap sampah yang disetor akan ditimbang dan dikonversi menjadi poin sesuai jenis dan beratnya.
Reza menjelaskan, poin yang telah terkumpul nantinya dapat ditukar menjadi uang elektronik melalui aplikasi, sehingga masyarakat tidak hanya membuang sampah, tetapi juga mendapatkan nilai ekonomi dari limbah yang dihasilkan.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mewujudkan konsep green city atau kota hijau. Selain mengurangi volume sampah, kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.
Dengan hadirnya Waste Station, pola pengelolaan sampah di Pekanbaru diharapkan berubah ke arah yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.