PEKANBARU – Kesiapan kesehatan menjadi faktor krusial menjelang keberangkatan ibadah haji. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan seluruh calon jemaah haji tahun 2026 dalam kondisi prima setelah menjalani tahapan pemeriksaan dan vaksinasi secara menyeluruh.
Kadiskes Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto menegaskan, seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Ia menyebut, kondisi kesehatan jemaah saat ini sangat baik dan siap untuk menunaikan ibadah di Tanah Suci.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar, kondisi mereka baik dan siap berangkat. Semoga ibadah hajinya nanti juga berjalan dengan baik,” ujar Hazli.
Sebanyak 1.364 jemaah haji reguler asal Pekanbaru telah menerima tiga jenis vaksin wajib yang menjadi syarat perjalanan haji, yakni vaksin Meningitis Meningokokus, Poliomyelitis, serta Covid-19. Vaksinasi ini dipusatkan di Puskesmas Simpang Tiga sebagai lokasi utama pelayanan.
Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara terjadwal selama empat hari dengan melibatkan jemaah dari 15 kecamatan. Setiap harinya, sekitar 300 jemaah mengikuti proses vaksinasi guna memastikan pelayanan tetap optimal.
Menurut Hazli, pengaturan jadwal yang sistematis menjadi kunci kelancaran kegiatan tersebut. Dengan pembagian waktu yang terukur, potensi penumpukan peserta dapat dihindari, sehingga pelayanan kesehatan berjalan tertib dan efisien.
Selain memastikan kondisi kesehatan sebelum keberangkatan, Pemerintah Kota Pekanbaru juga menyiapkan dukungan medis selama pelaksanaan ibadah haji.
Tiga tenaga kesehatan akan diberangkatkan untuk mendampingi jemaah, terdiri dari dua petugas Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan satu orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan maksimal bagi jemaah, terutama menghadapi tantangan kesehatan selama berada di Arab Saudi.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh jemaah haji asal Pekanbaru dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.