PEKANBARU - Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai Wisuda Iqra dan Khatam Alquran Angkatan XVII Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Masjid Ubudiyah, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Minggu (17/5/2026).
Sebanyak 15 santri dinyatakan lulus setelah menuntaskan pembelajaran membaca hingga khatam Alquran.
Ketua Pengurus Masjid Ubudiyah, H Ervan menyampaikan apresiasi kepada para pengajar yang dinilai konsisten membimbing anak-anak hingga mencapai tahap khatam.
Ia menegaskan komitmen pengurus masjid untuk memastikan pendidikan diniyah tetap terbuka bagi seluruh kalangan.
“Kami ingin sekali warga membawa anak-anaknya masuk MDTA. Bagi yang tidak mampu, tidak kita pungut biaya. Pengurus masjid yang tanggung biayanya,” ujarnya.
Ervan yang juga anggota DPRD Kota Pekanbaru itu menilai, pendidikan agama sejak dini menjadi fondasi penting bagi pembentukan karakter generasi muda.
Ia mengingatkan, sebelumnya ijazah MDTA pernah menjadi salah satu syarat melanjutkan ke jenjang SMP, sehingga orangtua diharapkan tidak ragu mendaftarkan anak ke lembaga pendidikan diniyah.
“Jadi jangan ragu lagi untuk orangtua membawa anak-anaknya masuk MDTA,” tambah politisi Partai Gerindra tersebut.
Motivator MDTA Masjid Ubudiyah, Lukman menyampaikan pesan inspiratif kepada para wisudawan.
Menurutnya, khatam Al-Qur'an bukanlah titik akhir, melainkan awal perjalanan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman. Ini bukan akhir, tapi adalah awal bagi anak-anak kami, agar tetap membaca dan mengamalkan Al-Qur'an,” ungkapnya.
Kepala MDTA Masjid Ubudiyah, Ahmad Saddam menjelaskan, dari total 15 santri yang diwisuda, lima di antaranya lulus tahap Iqra dan 10 santri berhasil khatam Al-Qur'an.
“Santri MDTA sudah mengikuti ujian dan mendapatkan hasil ranking 4 se-Kecamatan Kulim dan Tenayan Raya,” jelasnya.
Rasa syukur juga disampaikan para wali santri. Fera Harianti, salah satu orangtua, menilai pendidikan di MDTA tidak hanya berfokus pada aspek akademik agama, tetapi juga pembentukan karakter.
“Saya sangat berterimakasih kepada para guru MDTA Masjid Ubudiyah, tidak hanya sekedar ilmu agama, tapi juga membentuk anak memiliki aqidah dan adab yang sangat baik,” tuturnya.