www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
1.967 Warga Siak Terserang ISPA dalam 19 Hari, Dinkes Siapkan 119.500 Masker
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Besok Siswa PAUD, SD-SMP di Pekanbaru Kembali PJJ, Diperpanjang Jika Hujan Tak Turun
Selasa, 15 September 2026 - 19:24:41 WIB
Pemko Pekanbaru kembali terapkan PJJ untuk PAUD hingga SMP.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Pemko Pekanbaru kembali terapkan PJJ untuk PAUD hingga SMP.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU – Memburuknya kualitas udara memaksa Pemerintah Kota Pekanbaru kembali mengambil langkah darurat di sektor pendidikan.

Mulai Rabu (16/9/2026), seluruh peserta didik jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP kembali belajar dari rumah melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Kebijakan tersebut diberlakukan setelah kondisi udara Pekanbaru masuk kategori sangat tidak sehat berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Pemko Pekanbaru tidak langsung menetapkan PJJ dalam waktu panjang. Pembelajaran dari rumah untuk sementara diberlakukan selama dua hingga tiga hari, sembari menunggu perkembangan kondisi udara dan potensi hujan.

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan, keputusan itu diambil setelah pemerintah daerah berkoordinasi dengan sejumlah instansi yang berkaitan langsung dengan kondisi lingkungan, kebencanaan, kesehatan dan pendidikan.

"Kami memutuskan mulai besok untuk seluruh sekolah, SD dan SMP, TK dan PAUD untuk melakukan pembelajaran jarak jauh," kata Agung, Selasa (15/9/2026) sore.

Koordinasi dilakukan bersama BMKG, BPBD Kota Pekanbaru, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

Pemko Pekanbaru kini menghadapi persoalan lain: belum adanya hujan yang cukup untuk membantu memperbaiki kualitas udara.

Agung mengatakan kondisi cuaca menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menentukan apakah PJJ akan dihentikan atau justru diperpanjang.

Menurut dia, terdapat prakiraan hujan pada Jumat (18/9/2026). Namun, apabila hujan tidak terjadi dan kualitas udara tetap buruk, Pemko Pekanbaru siap memperpanjang pembelajaran dari rumah.

"Kalau tidak juga turun hujan pada hari Jumat, maka langsung kita buatkan surat edaran pembelajaran jarak jauh sampai Minggu," ungkapnya.

Artinya, keberlanjutan aktivitas belajar tatap muka di Pekanbaru sangat bergantung pada perkembangan kualitas udara dalam beberapa hari ke depan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kabut asap dan kualitas udara buruk bukan lagi semata persoalan lingkungan, tetapi sudah berdampak langsung terhadap aktivitas pendidikan masyarakat.

Di tengah penerapan PJJ, Pemko Pekanbaru juga meminta sekolah menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi keluarga peserta didik.

Agung mengingatkan agar guru tidak memberikan pola pembelajaran daring yang justru menambah beban orangtua.

"Siapkan pembelajaran yang tidak memberatkan orangtua maupun peserta didik," tegasnya.

Pemerintah berharap sekolah tetap memastikan proses pendidikan berjalan selama PJJ, tetapi dengan mempertimbangkan keterbatasan perangkat, akses internet dan kemampuan orangtua mendampingi anak belajar di rumah.

Keputusan PJJ ini sekaligus menjadi gambaran seriusnya dampak penurunan kualitas udara di Pekanbaru.

Ketika udara berada pada level sangat tidak sehat, aktivitas anak-anak di lingkungan sekolah menjadi salah satu kegiatan yang harus dikurangi untuk menekan paparan polusi.

Pemko Pekanbaru selanjutnya akan mengevaluasi kondisi udara dan cuaca sebelum menentukan apakah peserta didik dapat kembali mengikuti pembelajaran tatap muka atau harus tetap belajar dari rumah.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi warga Siak terjangkit ISPA akibat Karhutla (foto/int)1.967 Warga Siak Terserang ISPA dalam 19 Hari, Dinkes Siapkan 119.500 Masker
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto (foto/int)Pesan SF Hariyanto untuk Mahasiswa Baru UMRI: Bangun Kompetensi dan Ciptakan Inovasi
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi (foto/int)70 Panel PJU di Pekanbaru Dicuri, Sejumlah Lampu Jalan Kini Padam
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho (foto/int)Tak Ada Karhutla di Pekanbaru, Wako: Asap Berasal dari Luar Riau
Ilustrasi BMKG prediksi udara Riau kabur sepanjang hari (foto/int)BMKG Prediksi Udara Riau Kabur Sepanjang Hari, Asap Berpotensi Ganggu Jarak Pandang
  Ketua Umum PD Hima Persis Pelalawan, Agung Prayoga (foto/Andy)Antrean SPBU Mengular, PD Hima Persis Pelalawan Desak Pemda dan Polres Perkuat Pengawasan SPBU
Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Faisal Islami (foto/int)Pertamina Diminta Turun Tangan Atasi Persoalan Antrean Solar
BRK Syariah memperkuat kesiapsiagaan Anambas, serahkan pompa dan tangki air untuk masyarakat (foto/ist)BRK Syariah Perkuat Kesiapsiagaan Anambas, Serahkan Pompa dan Tangki Air untuk Masyarakat
Plt Gubri SF Hariyanto minta arahan Komisi II DPR RI terkait persoalan lahan (foto/int)Persoalan 1.075 Aset Sepanjang Tol Belum Tuntas, Plt Gubri Minta Arahan Komisi II DPR RI
Ilustrasi.138 Blok Migas untuk Rusia, Sebuah Harapan Baru Industri Migas Indonesia
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved