www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
WBP Lapas Bagansiapiapi Berpeluang Ajukan PB, CMB dan CB, Ini Tahapannya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pemko Pekanbaru Perkuat Pencegahan Karhutla, Warga Diminta Tak Bakar Sampah
Kamis, 05 November 2026 - 09:30:23 WIB
ilustrasi AI.
ilustrasi AI.

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Langkah pencegahan ini terus diperkuat untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan yang memiliki karakteristik tanah gambut.

Pemerintah menilai pembakaran lahan berpotensi menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan. Terlebih, api di kawasan gambut dapat menjalar hingga ke bawah permukaan tanah sehingga membutuhkan sumber daya lebih besar dan waktu penanganan lebih lama.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, mengatakan sosialisasi pencegahan karhutla terus dilakukan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, camat, dan lurah. Pemerintah juga berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Menurutnya, edukasi tidak hanya menyasar kebiasaan membuka lahan dengan membakar, tetapi juga aktivitas membakar sampah yang kerap dianggap sepele, padahal dapat memicu kebakaran lebih luas.

"Kita selalu menginformasikan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, terutama lahan gambut," ujar Zulhelmi, Rabu (4/11/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Zulhelmi setelah mengikuti pemasangan plang peringatan karhutla secara simbolis di atas lahan bekas terbakar di Jalan Arjuna, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.

Pria yang akrab disapa Ami itu menjelaskan, keberadaan lahan gambut di sejumlah kawasan Pekanbaru menjadi salah satu perhatian serius pemerintah dalam mengantisipasi karhutla.

Karakteristik gambut memungkinkan api menjalar dan bertahan di bawah permukaan tanah. Kondisi ini membuat proses pemadaman tidak cukup hanya dengan mengatasi kobaran api yang terlihat di permukaan.

Zulhelmi mencontohkan kebakaran lahan di Jalan Pemuda yang membutuhkan waktu hingga tiga hari untuk penanganan. Padahal, luas area yang terbakar diperkirakan hanya sekitar 2.000 meter persegi.

"Jadi kalau lahan gambut ini terbakar, itu tidak cukup satu hari melakukan pemadaman. Itu butuh banyak sumber daya untuk memadamkan dan mendinginkan," ungkapnya.

Pengalaman tersebut, lanjutnya, menunjukkan bahwa kebakaran di kawasan gambut tidak bisa dianggap sebagai persoalan ringan. Api yang terlihat sudah padam belum tentu benar-benar hilang karena masih berpotensi bertahan di dalam lapisan tanah.

Oleh sebab itu, proses pendinginan dan pemantauan harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

Pemko Pekanbaru pun mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dalam berbagai aktivitas sehari-hari, terutama ketika membersihkan pekarangan, mengelola kebun, maupun menangani sampah rumah tangga.

Zulhelmi secara khusus meminta warga tidak membakar sampah sembarangan. Sebab, percikan api yang tidak terkendali dapat menyambar vegetasi kering maupun kawasan lahan di sekitarnya dan berkembang menjadi kebakaran.

"Kadang hal-hal yang tidak disengaja seperti membakar sampah, itu bisa mengakibatkan terjadinya kebakaran lahan. Maka kita imbau juga agar masyarakat tidak membakar sampah," tegasnya.

Pemko Pekanbaru berharap keterlibatan masyarakat dapat menjadi faktor penting dalam menekan risiko karhutla. Upaya pencegahan dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah api membesar, khususnya di kawasan gambut yang membutuhkan tenaga, peralatan, dan waktu lebih banyak untuk pemadaman.

Melalui sosialisasi dan pemasangan plang peringatan, pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran di sekitar tempat tinggal.

Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya kebakaran berulang sekaligus mengurangi ancaman kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bapas Dumai sosialisasikan hak WBP di Lapas Bagansiapiapi.(foto: afrizal/halloriau.com)WBP Lapas Bagansiapiapi Berpeluang Ajukan PB, CMB dan CB, Ini Tahapannya
ist.Bertransformasi dan Hadapi Perubahan Astra Agro Raih Indonesia Corporate Maturity Leadership Champion 2026
ist.Tonggak Baru Pendidikan Vokasi, Bupati H. Bistamam Resmikan Politeknik Mulia Rokan dan Letakkan Batu Pertama Kampus Permanen
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau, Edi Basri (foto/Mimi)Perusahaan di Tapung Diminta Ikut Perbaiki Jalan, Edi Basri: Jangan Cuma Terima Beres
Ketua Faksi Nasdem DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra (foto/Mimi)Sebelum Diputus Paksa, Aidil Desak Provider Rapikan Kabel FO yang Menjuntai di Jalan Mawar
  Toyota-Daihatsu kuasai pasar otomotif di Riau.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Toyota-Daihatsu Tak Tergoyahkan, Ini Mobil Terlaris di Riau Oktober 2026
Dua kurir narkoba diciduk polisi di Langgam, Pelalawan (foto/Andy)Makan di Warung, Dua Kurir Sabu 201 Gram dan Ekstasi Ditangkap Satres Narkoba di Langgam
Capella Honda hadirkan promo PATEN dan BERANI.Capella Honda Rilis Promo PATEN dan BERANI Spesial Bulan November
Apon Hadiwijaya menjadi bakal calon pertama yang mendaftarkan diri sebagai Ketua PWI Pelalawan (foto/Andy)Perebutan Kursi Ketua PWI Pelalawan, Apon Hadiwijaya Jadi Pendaftar Pertama
Tokoh senior PDI-P Riau, Suryadi Khusaini (foto/int)Respons Tokoh PDI-P Riau Soal Aksi Penurunan Foto Wapres Gibran di DPRD DIY
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved