PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) di wilayahnya.
Itu sejalan dengan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang meminta seluruh pemerintah daerah berperan aktif dalam mempercepat pemerataan pembangunan di berbagai sektor.
Mendagri Tito menekankan bahwa dukungan pemerintah daerah menjadi kunci suksesnya PSN, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Arahan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Pemprov Riau melalui berbagai langkah konkret.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyatakan bahwa roda pemerintahan di Riau harus terus berjalan selaras dengan kebijakan nasional. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antaraparatur agar program pusat dapat diterjemahkan dengan baik di tingkat daerah.
“Pemerintahan harus tetap berjalan, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat. Kita semua harus bersatu, bekerja sama, dan fokus membangun Riau,” ujar SF Hariyanto saat berdialog dengan insan pers di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Kamis (6/11/2025).
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyampaikan bahwa komitmen mendukung PSN telah menjadi bagian dari kebijakan utama Pemprov Riau. Beberapa program strategis nasional bahkan sudah berjalan dengan hasil nyata di lapangan.
Salah satu yang menjadi prioritas adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah pusat. Riau telah menindaklanjuti program ini dengan membentuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 12 kabupaten/kota.
“Riau memiliki target lebih dari 670 SPPG. Sejak pembentukan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) pada 21 September lalu, sudah ada 326 SPPG yang dilaporkan dibangun dan sekitar 180 di antaranya sudah beroperasi,” jelas Syahrial.
Ia menambahkan, jangkauan layanan gizi terus diperluas hingga ke wilayah terpencil agar seluruh anak di Riau dapat merasakan manfaat program tersebut.
Selain sektor kesehatan, Pemprov Riau juga mengembangkan program Koperasi Merah Putih sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan. Program ini difokuskan untuk mendorong kemandirian UMKM melalui sistem koperasi yang terintegrasi.
“Koperasi Merah Putih sudah kami launching beberapa waktu lalu. Kami juga telah berkoordinasi dengan pelaku UMKM dan menentukan lokasi pengembangannya. Ini bagian dari upaya mendukung PSN di bidang ekonomi,” ujar Syahrial dikutip dari MCRiau.
Lebih lanjut, pemerintah kabupaten dan kota di Riau telah diarahkan untuk berkomitmen penuh menjalankan PSN di wilayah masing-masing. Pemprov terus menjaga komunikasi aktif dengan kementerian terkait agar setiap kendala di lapangan dapat segera diselesaikan.
“Pemerintah kabupaten/kota juga kami arahkan untuk terus berkoordinasi dengan pusat. Dengan sinergi lintas sektor, kami optimistis pelaksanaan PSN di Riau dapat berjalan optimal,” pungkasnya.