PEKANBARU - Pemprov Riau menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari kebijakan strategis nasional. Program ini tak hanya menyasar peningkatan gizi peserta didik, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengungkapkan bahwa kehadiran MBG telah membantu meringankan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), khususnya dalam pembiayaan konsumsi siswa di tujuh sekolah keguruan berasrama milik pemerintah provinsi.
Selama ini, pembiayaan makan untuk boarding school tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp45 miliar. Kini, seluruh kebutuhan tersebut telah terintegrasi dalam program MBG, sehingga anggaran daerah dapat dialihkan untuk mendukung program prioritas lainnya.
Menurutnya, berdasarkan evaluasi yang dilakukan sebelumnya, pembiayaan sekolah keguruan berasrama menjadi salah satu komponen belanja yang cukup besar dalam struktur APBD. Dengan masuknya pembiayaan tersebut ke dalam skema MBG, ruang fiskal daerah menjadi lebih fleksibel dan produktif.
Tak hanya berdampak pada efisiensi anggaran, implementasi MBG juga mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Dana program yang ditransfer langsung ke satuan pelayanan ikut menggerakkan perputaran ekonomi lokal dan memperkuat daya tahan daerah di tengah tantangan fiskal.
Seperti dilansir dari MCRiau, Syahrial mengakui, pada tahap awal pelaksanaan, progres MBG di Riau belum sepenuhnya optimal. Namun, melalui penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor, capaian program terus menunjukkan tren yang positif.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan sinergi yang semakin kuat, pemerintah daerah optimistis target pelaksanaan dapat segera tercapai dan manfaatnya dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Pemprov Riau memastikan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota serta para pemangku kepentingan terkait guna menjamin keberlanjutan program dan optimalisasi pelayanan pemenuhan gizi di seluruh wilayah Riau.