PEKANBARU - Pemprov Riau terus mendorong percepatan perizinan angkutan bermotor untuk barang umum guna memperlancar distribusi logistik dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah. Upaya ini dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan berbagai perangkat daerah dan pemangku kepentingan.
Rapat yang digelar di Kediaman Wakil Gubernur Riau, Senin (27/4/2026), menjadi langkah konkret pemerintah dalam mengurai berbagai kendala administratif yang selama ini kerap menghambat proses perizinan. Melalui koordinasi lintas sektor, diharapkan pelayanan kepada pelaku usaha dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa percepatan perizinan merupakan kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor transportasi dan logistik yang memiliki peran strategis dalam rantai distribusi.
“Perizinan harus kita dorong agar lebih cepat, transparan, dan tidak berbelit-belit sehingga dapat memberikan kepastian bagi pelaku usaha. Ia menambahkan bahwa penyederhanaan proses perizinan harus menjadi komitmen bersama seluruh perangkat daerah," ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penerapan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) secara tepat dalam setiap proses perizinan. Menurutnya, hal ini akan memberikan kepastian hukum serta menghindari potensi kendala di masa mendatang.
“Dengan penerapan KBLI yang tepat, kita dapat memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan kendala di kemudian hari. Ia berharap seluruh instansi terkait dapat memahami dan mengimplementasikan ketentuan tersebut dengan baik," jelasnya.
Selain mempercepat proses, pemerintah juga menekankan pentingnya sinergi antar instansi agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan yang justru memperlambat pelayanan. Koordinasi yang kuat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sistem perizinan yang terintegrasi.
“Kita harus memastikan tidak ada lagi ego sektoral dalam pelayanan, semua harus bekerja dalam satu sistem yang terintegrasi. Ia menambahkan bahwa pelayanan yang baik akan berdampak langsung terhadap peningkatan investasi di daerah," tegasnya dikutip dari MCRiau.
Dengan komitmen bersama dari seluruh pihak, Pemprov Riau optimistis percepatan perizinan angkutan barang dapat segera terwujud. Langkah ini diharapkan tidak hanya mempermudah pelaku usaha, tetapi juga memperkuat arus logistik dan mendorong masuknya investasi baru ke Riau.