PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menetapkan percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas sebagai prioritas utama pada tahun 2027. Kebijakan ini disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Gedung Daerah Balai Serindit, Selasa (28/4/2026).
Langkah strategis tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka akses ke wilayah yang masih terisolasi. Selain itu, penguatan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air bersih, sanitasi, dan listrik juga menjadi fokus guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara merata.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan pilar penting dalam percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, peningkatan konektivitas antarwilayah harus terus didorong untuk memperkuat integrasi ekonomi di seluruh kabupaten/kota.
“Infrastruktur yang memadai akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan. Karena itu, perencanaannya harus dilakukan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, fokus pembangunan tahun 2027 mencakup peningkatan akses jalan dan jembatan serta penguatan infrastruktur dasar. Upaya tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi.
Selain itu, Pemprov Riau juga mengarahkan pembangunan untuk mendukung kawasan strategis dan wilayah pengembangan baru. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus mengurangi kesenjangan antarwilayah.
Syahrial menambahkan, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan program ini. Koordinasi yang solid diperlukan agar setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Sinergi dan koordinasi yang baik akan memastikan seluruh program pembangunan berjalan optimal,” tambahnya.
Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya pengendalian dan evaluasi dalam setiap tahapan pembangunan. Hal ini dilakukan agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.