www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pemprov Riau Percepat Pemulihan Tesso Nilo, Ratusan Ribu Hektare Hutan Berhasil Diamankan
Jumat, 31 Juli 2026 - 07:31:00 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mencatat capaian signifikan dalam penertiban kawasan hutan. Hingga saat ini, sekitar 331.838 hektare kawasan hutan berhasil dikuasai kembali, menjadikannya sebagai salah satu hasil penertiban kawasan hutan terbesar di Indonesia.

Capaian tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan penertiban kawasan hutan menjadi langkah strategis untuk memastikan pemanfaatan sumber daya alam berjalan sesuai ketentuan sekaligus menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Menurutnya, kawasan hutan yang telah berhasil dikuasai kembali akan ditata secara bertahap agar dapat berfungsi kembali sebagai kawasan konservasi, penyangga lingkungan, serta penopang keberlanjutan sumber daya alam di Provinsi Riau.

"Provinsi Riau berhasil menguasai kembali sekitar 331.838 hektare kawasan hutan. Ini menjadi salah satu capaian terbesar di Indonesia," ujar SF Hariyanto, Kamis (30/7/2026).

Selain melakukan penertiban kawasan hutan, Pemprov Riau juga mempercepat pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo, salah satu kawasan konservasi penting di Pulau Sumatera yang menjadi habitat gajah sumatera serta berbagai satwa liar yang dilindungi.

Penataan kawasan tersebut dilakukan melalui tim terpadu sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat. Menurut SF Hariyanto, proses pemulihan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum terhadap pelanggaran kawasan hutan, tetapi juga memperhatikan aspek sosial masyarakat melalui penyelesaian yang terukur dan berkelanjutan.

Pemprov Riau juga mendukung program reforestasi atau penanaman kembali kawasan Tesso Nilo yang mulai dilaksanakan pada 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mengembalikan fungsi ekologis kawasan yang selama bertahun-tahun mengalami tekanan akibat alih fungsi lahan.

Pada tahap awal, pemerintah memulai pemulihan di area seluas 2.574 hektare, dengan target rehabilitasi mencapai 66.704 hektare hingga 2028.

SF Hariyanto menegaskan, keberhasilan menjaga kawasan hutan tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Karena itu, Pemprov Riau terus memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, Kejaksaan, kementerian dan lembaga, pemerintah kabupaten/kota, serta masyarakat agar proses penataan kawasan dapat berjalan lebih efektif.

Ia menilai langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah, melindungi lingkungan, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. Kawasan hutan yang tertata dengan baik, menurutnya, akan memberikan kepastian hukum, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

"Penataan kawasan ini membutuhkan ketegasan hukum, perlindungan lingkungan, serta penyelesaian yang tetap memperhatikan masyarakat," tegasnya.

SF Hariyanto berharap kolaborasi lintas sektor yang telah terbangun selama ini dapat semakin mempercepat pemulihan kawasan hutan di Riau sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik bagi kelestarian lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pansel umumkan 28 calon pimpinan BRKS yang lolos.(ilustrasi/int)28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Pemutihan pajak di Riau selama bulan Agustus 2026.(ilustrasi/int)Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai 1 Agustus 2026, Tunggakan 5 Tahun Bisa Bayar 2 Tahun
Malaria hantui warga Sinaboi, Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Malaria Masih Hantui Sinaboi, Warga Rohil Minta Pemerintah Lebih Serius
Syafrudin Iput serap aspirasi warga Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Pokir Rp11 Miliar Jadi Harapan, Syafrudin Iput Bawa Aspirasi Warga Bangko ke APBD 2027
Ilustrasi.Pajak Alat Berat Jadi Penyumbang PAD Terendah di Riau, Baru Capai 23,6 Persen
  Koalisi Keberlanjutan Media resmi berdiri.(foto: istimewa)20 Organisasi dan Institusi Bersatu, Koalisi Baru Ini Bidik Masa Depan Jurnalisme Indonesia
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)Gaji ke-13 ASN Rohil-Inhu Beres, Pemprov Riau Masih Kawal Hak Pegawai di Daerah
Jajaran top manajemen PT TAM usai Toyota GAZOO Racing Press Conference di booth Toyota.(foto: istimewa)Toyota GR Makin Diminati, Varian Sporty Sumbang Lebih dari 60% Penjualan
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)51 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 10 Titik Panas Sore ini
Perjuangan RS Bhayangkara Polda Riau dampingi dua anak osteogenesis imperfecta (foto/ist)3,5 Tahun Dampingi Dua Anak 'Tulang Kaca', RS Bhayangkara Polda Riau Beri Penanganan Komprehensif Tanpa Biaya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved