www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Warga Jalan Pesisir Rumbai Pekanbaru Sukarela Bongkar Bangunan Liar Demi Proyek Ini
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


1.948 Kasus ISPA Tercatat di Riau, Dinkes Riau Petakan Kelompok Rentan Kabut Asap
Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:43:06 WIB
Kepala Dinkes Riau, Zulkifli (foto/int)
Kepala Dinkes Riau, Zulkifli (foto/int)

PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan Provinsi Riau (Dinkes Riau) memperkuat koordinasi untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Langkah tersebut dilakukan dengan memantau perkembangan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), memperkuat koordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota, serta memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan di wilayah terdampak.

Kepala Dinkes Riau, Zulkifli, mengatakan koordinasi dengan sejumlah daerah terus dilakukan, termasuk dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan. Salah satu fokus utama adalah memetakan ibu hamil, bayi dan kelompok rentan yang terdampak kabut asap agar mendapatkan dukungan kesehatan dan asupan tambahan.

“Kami sudah kontak dengan Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan untuk memetakan ibu hamil, bayi dan kelompok rentan yang terdampak kabut asap. Kami akan support asupan makanan tambahan dan vitamin,” kata Zulkifli, Selasa (25/8/2026).

Berdasarkan pemantauan Dinkes Riau, tercatat 445 kasus ISPA di empat kabupaten/kota selama periode 19-22 Agustus 2026. Rinciannya, sebanyak 211 kasus pada 19 Agustus, 71 kasus pada 20 Agustus, 108 kasus pada 21 Agustus dan 55 kasus pada 22 Agustus.

Pekanbaru menjadi daerah dengan jumlah kasus cukup tinggi, yakni 97 kasus pada 19 Agustus, 20 kasus pada 20 Agustus, 47 kasus pada 21 Agustus dan 13 kasus pada 22 Agustus.

Sementara itu, Kampar mencatat 48 kasus pada 19 Agustus, empat kasus pada 20 Agustus, enam kasus pada 21 Agustus dan tiga kasus pada 22 Agustus.

Di Pelalawan tercatat 44 kasus pada 19 Agustus, 26 kasus pada 20 Agustus dan 36 kasus pada 21 Agustus. Sedangkan Siak mencatat 22 kasus pada 19 Agustus.

Secara kumulatif, berdasarkan data Kementerian Kesehatan hingga 21 Agustus 2026, terdapat 1.948 kasus ISPA di Riau. Selain itu, tercatat 43 kasus asma, 36 kasus iritasi kulit dan 16 kasus konjungtivitis.

Meski angka tersebut menjadi perhatian, Zulkifli menyebut perkembangan kasus ISPA belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dinkes Riau tetap mengedepankan langkah pencegahan untuk menghindari paparan asap yang dapat memicu gangguan kesehatan lebih serius.

“Alhamdulillah, kasus ISPA ini dapat teratasi. Agar tidak terjadi peningkatan kasus, kami terus mengedepankan langkah preventif dengan imbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar,” imbaunya.

Kesiapsiagaan fasilitas kesehatan juga diperkuat. Dinkes Riau memastikan puskesmas telah diminta menyiagakan tim layanan kegawatdaruratan sekaligus memastikan ketersediaan oksigen bagi pasien yang mengalami gangguan pernapasan.

“Di Puskesmas sudah ada tim layanan emergency. Oksigen juga sudah disiapkan dan distandby-kan sebagai pertolongan pertama bagi pasien yang mengalami sesak napas,” kata Zulkifli.

Selain mengurangi aktivitas di luar ruangan, masyarakat juga diminta memperhatikan kualitas udara di dalam rumah. Ventilasi atau bukaan yang memungkinkan asap masuk sebaiknya dikurangi ketika kondisi kabut asap semakin pekat.

Kelompok rentan seperti lansia, balita, ibu hamil dan warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan diminta meningkatkan kewaspadaan. Bagi masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker, menjaga asupan cairan dan mengonsumsi makanan bergizi menjadi langkah penting untuk menjaga kondisi tubuh.

"Warga juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti sesak napas, mata perih atau mual," imbaunya dikutip dari MCRiau.

Dinkes Riau bersama dinas kesehatan kabupaten/kota dan fasilitas pelayanan kesehatan akan terus memantau kondisi masyarakat di wilayah terdampak. Penguatan koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar dampak kesehatan akibat kabut asap karhutla tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bangunan liar di Pekanbaru dibongkar sendiri oleh pemiliknya.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Warga Jalan Pesisir Rumbai Pekanbaru Sukarela Bongkar Bangunan Liar Demi Proyek Ini
DPRD Riau sentil Pemprov soal aset daerah yang tak bertuan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)"Harta Karun" Riau yang Mangkrak: DPRD Ungkap Biang Kerok Defisit APBD 2026
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: barkah/halloriau.com)Bukan Cuma Sawit, Ini Sektor Krusial yang Bikin Ekonomi Riau Kuat
BPS Riau sebut NTP pada agustus 2026 naik.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Harga Kebutuhan Naik, Kantong Petani Riau Tetap Tebal di Agustus 2026! Ini Buktinya
Kepala KPw BI Riau, Panji Achmad.(foto: barkah/halloriau.com)Tinggalkan Ekspor Mentah, Ini 'Senjata Rahasia' Riau Bikin Ekonomi Meroket di 2026
  TPP ASN di bakal dipotong.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Siap-siap Potong Tunjangan! DPRD Riau Beri Ultimatum Pejabat yang Malas Gali Potensi Pajak
Veda Ega.(foto: int)Petaka Lintasan Licin Aragon: Veda Ega Pratama Petik Pelajaran Berharga Menuju Misano
Lanal Dumai bongkar jalur ilegal Malaysia-Dumai, belasan penumpang gelap ditangkap.(foto: bambang/halloriau.com)Lanal Dumai Sergap 16 WNA & PMI Ilegal dari Malaysia
Seorang nelayan di Inhil bertahan di atas pohon menghindari buaya.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Selamat dari Terkaman Buaya di Inhil, Arbain Bertahan 6 Jam di Atas Pohon
PT Inti Indosawit Subur membagikan 2.900 masker gratis kepada warga Pangkalan Kerinci, Pelalawan, di tengah menurunnya kualitas udara akibat kabut asap.Peduli Kesehatan Masyarakat, PT Inti Indosawit Bagikan Ribuan Masker di Pangkalan Kerinci
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved