www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Riau Diselimuti Asap, BEM ITP2I: Jangan Jadikan Karhutla Tradisi Tahunan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pemprov Riau Siapkan Sanksi Tegas bagi Perusahaan Abai Karhutla
Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:47:46 WIB
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)

PEKANBARU - Pemprov Riau kini mengambil langkah tegas dan strategis dalam menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Tidak lagi sekadar mengandalkan pemerintah, seluruh korporasi dan dunia usaha di Riau kini diwajibkan menjadi garda terdepan dalam merespons titik panas (hotspot) di area konsesi mereka sebelum membesar menjadi bencana.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto menegaskan, pihak perusahaan memiliki keunggulan taktis, mulai dari penguasaan medan, ketersediaan alat, hingga personel, yang krusial untuk mematikan api di menit-menit awal.

"Arah kolaborasi yang ingin kita bangun sangat sederhana, seperti pada wilayah konsesi, perusahaan wajib memastikan langkah pencegahan dan respons awal berjalan optimal. Setiap hotspot harus ditangani sebelum menjadi titik api besar," ujar SF Hariyanto, Kamis (27/08/2026).

Pemprov Riau menyadari bahwa respons hitungan menit sangat menentukan nasib ribuan hektare lahan di sekitarnya.

Oleh karena itu, perusahaan yang berada di zona rawan tidak hanya diwajibkan menjaga pekarangannya sendiri, tetapi juga bertindak sebagai mitra terdekat Satuan Tugas (Satgas) Karhutla.

Kehadiran sumber daya korporasi dinilai mampu memangkas waktu mobilisasi yang kerap menjadi kendala di lapangan.

"Di wilayah sekitar konsesi, perusahaan menjadi mitra terdekat yang siap membantu Satgas," ucap Plt Gubri.

"Bantuan ini bukan untuk mengambil alih tanggung jawab, melainkan tindakan bersama agar api tidak meluas ke lahan masyarakat maupun kawasan lain," jelasnya.

Meski demikian, fungsi pengawasan penuh tetap berada di tangan pemerintah. Sinergi ini dirancang untuk menutupi celah geografis tanpa menghilangkan kewajiban hukum masing-masing pihak.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Riau akan memantau ketat tingkat kepatuhan setiap korporasi.

SF Hariyanto memastikan adanya sistem reward and punishment (penghargaan dan sanksi) yang adil.

Perusahaan yang terbukti proaktif menjaga wilayahnya dari api akan mendapat apresiasi dari pemerintah.

Sebaliknya, evaluasi dan teguran keras menanti mereka yang gagap dalam mitigasi bencana.

"Kami akan bersikap adil. Bagi perusahaan yang patuh, siap, dan aktif membantu penanganan Karhutla tentu patut kita berikan apresiasi," tuturnya.

"Namun, perusahaan yang masih memiliki kekurangan harus segera melakukan perbaikan," sambungnya.

Lebih jauh, ia mengeluarkan ultimatum keras bagi pihak-pihak yang mencoba bermain api.

Tidak ada kompromi bagi korporasi yang terbukti membiarkan lahan terbakar, apalagi jika ditemukan indikasi kesengajaan.

"Terhadap perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran atau unsur kesengajaan, maka penanganan hukum akan dilaksanakan tegas sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.

Plt Gubernur Riau mengajak seluruh elemen mulai dari TNI/Polri, pelaku usaha, hingga masyarakat akar rumput untuk merapatkan barisan.

"Mari kita bekerja sama dan saling menguatkan untuk menjaga Riau dari kebakaran hutan dan lahan, serta melindungi keselamatan dan kesehatan seluruh masyarakat," pungkasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Presiden BEM Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I), Fajar Nugraha (foto/Andy)Riau Diselimuti Asap, BEM ITP2I: Jangan Jadikan Karhutla Tradisi Tahunan
Ilustrasi hotspot masih membara di Riau (foto/int)Waspada Karhutla, 265 Hotspot Terdeteksi di Riau, Pelalawan Capai 120 Titik
SF Hariyanto raih Anugerah Inovasi Pemerintahan Digital di Tribun Pekanbaru Award 2026.SF Hariyanto Digandjar Penghargaan Inovasi Pemerintahan Digital dan Kepemimpinan Kolaboratif
ilustrasi karhutla.Karhutla Riau Tembus 16.474 Hektare, 171 Hotspot Muncul dalam Sehari
ist.Semangat Sinergi Bagi Negeri, AHM Best Student 2026 Regional Riau Wadahi Inovasi Gen Z
  Bupati Siak, Afni mendorong Tengku Buwang Asmara jadi pahlawan nasional (foto/int)Bupati Afni Perjuangkan Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional
Plt Gubri, SF Hariyanto meraih award atas inovasi pemerintahan digital (foto/int)SF Hariyanto Raih Anugerah Inovasi Pemerintahan Digital dan Kepemimpinan Kolaboratif
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria kepada Agung Nugroho dalam malam puncak Pemimpin Daerah Award 2026 di LCH Lantai 14 iNews Tower, Jakarta, Kamis (27/8/2026).Walikota Agung Nugroho Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Bidang Infrastruktur
Tribun Pekanbaru Award 2026.Tribun Pekanbaru Award 2026 Jadi Ajang Apresiasi Tokoh dan Pemimpin Daerah
Ilustrasi BMKG prakirakan Riau berawan sepanjang hari (foto/int)Udara Kabur hingga Berawan, Hujan Lokal Berpeluang Turun Sore-Malam
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved