www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Bupati Afni Perjuangkan Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


3.293 Warganya Terserang ISPA Akibat Karhutla, Begini Respon Plt Gubernur Riau
Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:32:40 WIB
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan layanan kesehatan tetap mampu menangani lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dipicu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hingga 27 Agustus 2026, tercatat sebanyak 3.293 kasus ISPA di berbagai daerah di Provinsi Riau.

Data tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla bersama Menteri Kehutanan RI di Markas Polda Riau, Jumat (28/8/2026).

Dalam paparannya, SF Hariyanto menegaskan seluruh pasien yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap masih dapat ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

"Dari data yang dirangkum Diskes Riau, mulai 19-27 Agustus, terdapat 3.293 kasus ISPA di Riau," kata SF Hariyanto.

"Dengan kasus paling banyak ditemukan pada kemarin 27 Agustus yaitu 1.333 kasus. Angka ini meliputi penyakit asma, influenza dan lainnya," sambungnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau, Kota Pekanbaru menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, yakni 904 kasus.

Selanjutnya Kabupaten Pelalawan mencatat 650 kasus, disusul Kabupaten Kampar sebanyak 361 kasus.

Meski angka kasus meningkat, Pemprov Riau memastikan kondisi tersebut masih terkendali karena belum ada pasien yang memerlukan perawatan inap maupun rujukan ke rumah sakit.

"Kami memastikan bahwa ini dapat tertangani dengan baik. Terbukti dengan tidak adanya masyarakat yang harus dirawat atau membutuhkan rujukan ke rumah sakit," tuturnya.

"Semua pasien yang datang ke puskesmas, berkonsultasi, mendapatkan obat lalu kembali ke rumah," sambungnya.

Untuk mengantisipasi bertambahnya dampak kesehatan akibat kabut asap, Pemprov Riau telah menginstruksikan Diskes agar memperkuat koordinasi dengan seluruh pemerintah kabupaten dan kota.

Langkah tersebut mencakup kesiapan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) maupun fasilitas kesehatan tingkat lanjut (FKTL) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak.

"Kita minta Diskes Riau koordinasi dengan daerah. Pastikan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dan tingkat lanjut melakukan penanganan terhadap keluhan kesehatan masyarakat akibat dampak kabut asap," ucapnya.

Selain memperkuat pelayanan medis, pemerintah daerah juga diminta memastikan stok logistik kesehatan tetap tersedia, termasuk obat-obatan dan masker yang akan didistribusikan kepada masyarakat.

Pemprov Riau juga menginstruksikan agar seluruh daerah menyiagakan Public Safety Center (PSC) 119 dan Emergency Medical Team (EMT) sebagai langkah antisipasi apabila kondisi darurat kesehatan meningkat.

"Dan juga untuk menyiagakan Public Safety Center (PSC) 119 dan Emergency Medical Team (EMT) di daerah. Kami juga memastikan dapat memobilisasi tenaga cadangan kesehatan apabila dibutuhkan," sebutnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah diminta terus memantau perkembangan dampak kesehatan akibat karhutla, termasuk menyiapkan rumah singgah atau mobil oksigen apabila kondisi kabut asap memburuk.

Apabila status siaga darurat bencana karhutla resmi diberlakukan, seluruh upaya penanganan akan dilakukan secara terpadu bersama BPBD, termasuk pendirian pos kesehatan yang terintegrasi dengan posko penanganan bencana.

"Jika sudah ditetapkannya status siaga darurat bencana karhutla, maka seluruh upaya penanggulangan bencana dilaksanakan secara terkoordinasi dengan BPBD dan Pos Kesehatan dapat didirikan berdampingan dengan Posko BPBD di kabupaten/kota," pungkasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bupati Siak, Afni mendorong Tengku Buwang Asmara jadi pahlawan nasional (foto/int)Bupati Afni Perjuangkan Tengku Buwang Asmara Jadi Pahlawan Nasional
Plt Gubri, SF Hariyanto meraih award atas inovasi pemerintahan digital (foto/int)SF Hariyanto Raih Anugerah Inovasi Pemerintahan Digital dan Kepemimpinan Kolaboratif
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria kepada Agung Nugroho dalam malam puncak Pemimpin Daerah Award 2026 di LCH Lantai 14 iNews Tower, Jakarta, Kamis (27/8/2026).Walikota Agung Nugroho Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Bidang Infrastruktur
Tribun Pekanbaru Award 2026.Tribun Pekanbaru Award 2026 Jadi Ajang Apresiasi Tokoh dan Pemimpin Daerah
Ilustrasi BMKG prakirakan Riau berawan sepanjang hari (foto/int)Udara Kabur hingga Berawan, Hujan Lokal Berpeluang Turun Sore-Malam
  Ilustrasi hotspot masih membara di Riau (foto/int)Waspada Karhutla, 265 Hotspot Terdeteksi di Riau, Pelalawan Capai 120 Titik
SF Hariyanto raih Anugerah Inovasi Pemerintahan Digital di Tribun Pekanbaru Award 2026.SF Hariyanto Digandjar Penghargaan Inovasi Pemerintahan Digital dan Kepemimpinan Kolaboratif
ilustrasi karhutla.Karhutla Riau Tembus 16.474 Hektare, 171 Hotspot Muncul dalam Sehari
ist.Semangat Sinergi Bagi Negeri, AHM Best Student 2026 Regional Riau Wadahi Inovasi Gen Z
Ketua Fraksi Golkar DPRD Pekanbaru, H. Roni Amriel, SH, MH.DPRD Pekanbaru Matangkan R-APBD 2027, Fraksi Golkar Minta Anggaran Tepat Sasaran
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved