www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Tiga Remaja Terseret Arus di Pantai Senekip, Dua Meninggal Dunia
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pemprov Riau Perketat Evaluasi BUMD, Modal Daerah Wajib Berbasis Kajian
Jumat, 25 September 2026 - 12:54:50 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi (foto/int)
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi (foto/int)

PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau memperkuat evaluasi terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan daerah. Evaluasi tidak hanya diarahkan pada capaian laba dan dividen, tetapi juga menyentuh efisiensi, penyerapan tenaga kerja serta manfaat pelayanan bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi mengatakan, pemerintah daerah tidak ingin menilai keberhasilan BUMD semata-mata dari besaran keuntungan yang dihasilkan. Aspek pelayanan publik dan dampak ekonomi terhadap daerah juga menjadi bagian penting dalam mengukur kinerja perusahaan.

"Pemprov Riau terus mengevaluasi BUMD dan BLUD agar peranannya sebagai penyumbang pendapatan daerah tidak mengurangi kualitas pelayanan umum," katanya di Ruang Paripurna DPRD Riau, Kamis (24/09/2026).

Menurut Syahrial, setiap kebijakan terkait penyertaan maupun penambahan modal kepada BUMD harus didukung kajian yang jelas dan terukur. Pemerintah Provinsi Riau ingin memastikan setiap modal daerah yang disalurkan memiliki prospek usaha sekaligus memberikan dampak ekonomi yang dapat diukur.

"Penyertaan atau penambahan modal BUMD dijamin berbasiskan kajian akademis, business plan yang terukur, dan analisis dampak ekonomi bagi daerah," jelasnya.

Dalam proses evaluasi, Pemprov Riau menggunakan sejumlah indikator untuk mengukur kinerja BUMD. Indikator tersebut mencakup kemampuan perusahaan menghasilkan laba atau dividen, efisiensi operasional, penyerapan tenaga kerja hingga dampaknya terhadap pelayanan publik.

"Kami juga menerapkan indikator kinerja BUMD yang mencakup aspek laba atau dividen, efisiensi, penyerapan tenaga kerja, hingga dampak pelayanan publik," tambahnya.

Syahrial juga menyampaikan bahwa Pemprov Riau tengah melakukan pembenahan terhadap sejumlah anak perusahaan BUMD yang menghadapi persoalan keuangan. Evaluasi dilakukan untuk melihat kondisi portofolio usaha sekaligus menentukan langkah yang tepat bagi keberlangsungan perusahaan.

Pembenahan tersebut juga berkaitan dengan evaluasi target dividen yang menjadi salah satu komponen pendapatan daerah. Penetapan target dividen APBD 2026 akan disesuaikan dengan kinerja perusahaan serta langkah restrukturisasi manajemen masing-masing BUMD.

"Langkah pembenahan anak perusahaan BUMD yang berekuitas negatif sedang berjalan. Termasuk evaluasi portofolio, penerapan sistem pengendalian intern hingga opsi divestasi atau likuidasi taktis jika diperlukan. Penetapan target dividen APBD 2026 disesuaikan melalui analisis kinerja serta langkah restrukturisasi manajemen BUMD," terangnya dilansir dari MCRiau.go.id.

Dengan evaluasi tersebut, Pemprov Riau menempatkan kinerja BUMD tidak hanya dari sisi kontribusi terhadap pendapatan daerah, tetapi juga dari kemampuan perusahaan menjalankan usaha secara efisien sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Dua remaja tewas di Pantai Sekip, Bengkalis saat memancing.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Tiga Remaja Terseret Arus di Pantai Senekip, Dua Meninggal Dunia
Pemprov Riau bidik akreditasi Paripurna RSUD Arifin Achmad (foto/int)RSUD Arifin Achmad Ditargetkan Raih Akreditasi Paripurna, Kinerja dan Pendapatan BLUD Meningkat
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru naik akhir pekan ini (foto/int)Harga Emas Antam Pekanbaru Naik Lagi Akhir Pekan, Jual Sekarang?
Ilustrasi sebaran titik panas meluas di Sumatra (foto/int)BMKG Catat 2.895 Hotspot di Sumatra, Warga Riau Diimbau Waspadai Kabut Asap
Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2026.GAPKI Gelar IPOC 2026 di Bali, Masa Depan Industri Sawit di Tengah Gejolak Global Dibahas
  Pj Sekda Kota Medan, Erfin Fahrurrazi angkat bicara soal belasan siswa SD muntah usai santap MBG (foto/detik)Belasan Siswa SD di Medan Mual dan Muntah Usai Santap MBG, SPPG Ditutup Sementara
Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief MBA (foto/int)Perluas Pasar, Hendry Munief Tekankan Pentingnya Digitalisasi UMKM
Ilustrasi BMKG prediksi hujan lebat mengintai Riau dari pagi hingga sore (foto/int)Pekanbaru dan Sejumlah Kabupaten di Riau Berpotensi Diguyur Hujan
ilustrasi AI.Pemerintah Benahi Data Haji, Kepastian Antrean dan Hak Jemaah Jadi Prioritas
Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) SPS Riau 2026 yang digelar di Zest Hotel Batam, Jumat-Sabtu (9-10 Oktober 2026).Industri Pers Berubah, SPS Riau Perkuat Organisasi dan Bidik Peluang Bisnis Baru
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved