PEKANBARU — Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau, Prof Dr Jimmi Copriady MSi, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Universitas Riau periode 2026–2030, Kamis (7/5/2026).
Prof Jimmi menjadi kandidat pertama yang menyerahkan dokumen pendaftaran kepada panitia pemilihan rektor di Gedung Rektorat Universitas Riau. Kehadirannya turut didampingi belasan pendukung dari berbagai fakultas, termasuk mantan Dekan FKIP, Dr Isjoni.
Berkas pendaftaran diterima langsung oleh panitia pemilihan rektor, Prof Dr dr Ismawati M Biomed dan Prof Dr Mahdum MPd.
“Kami telah menerima dokumen pendaftaran atas nama Prof Dr Jimmi Copriady. Beliau merupakan bakal calon Rektor Unri pertama yang mendaftar,” ujar Prof Ismawati.
Usai menyerahkan berkas, Prof Jimmi menyampaikan bahwa keputusannya maju dalam kontestasi pemilihan rektor merupakan bentuk penghormatan terhadap aspirasi civitas akademika Universitas Riau.
“Saya ikut dalam kontestasi pemilihan Rektor Unri periode 2026–2030 sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen peradaban untuk memajukan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Jimmi.
Ia menegaskan, Universitas Riau harus mampu menjadi perguruan tinggi negeri yang unggul dan bermartabat sesuai visi dan misi Unri 2035.
Menurutnya, tantangan dunia pendidikan ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan kolaborasi berbagai pihak melalui konsep pentahelix yang melibatkan akademisi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan media.
“Diperlukan kolaborasi pentahelix dalam rangka menghasilkan karya riset yang berguna bagi masyarakat serta memperkuat inovasi dan internasionalisasi Universitas Riau,” ungkapnya.
Prof Jimmi juga menyoroti pentingnya penguatan tata kelola kampus, layanan akademik yang adaptif, pengembangan talenta mahasiswa dan alumni, hingga penguatan jejaring kerja sama internasional.
Ia menilai kebersamaan seluruh fakultas dan unit di lingkungan Universitas Riau menjadi modal penting dalam mewujudkan kampus yang unggul dan bermartabat.
“Kebersamaan seluruh fakultas bersama rektorat adalah modal kuat untuk mengantarkan Unri menjadi perguruan tinggi yang unggul dan bermartabat,” ujarnya kepada halloriau.
Di akhir wawancara, Prof Jimmi menekankan bahwa Universitas Riau tidak hanya harus menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga sarjana yang memiliki pengalaman dan daya saing.
Sementara itu, tahapan pemilihan Rektor Universitas Riau periode 2026–2030 telah dimulai sejak 4 Mei dan akan berlangsung hingga 21 Mei 2026 untuk proses pendaftaran bakal calon.
Penetapan calon rektor dijadwalkan pada 3 Juni 2026. Selanjutnya, penyampaian visi, misi, dan program kerja akan digelar pada 8 Juli 2026, dilanjutkan tahap penyaringan oleh kementerian pada 9 Juli 2026. Pemilihan rektor dijadwalkan berlangsung pada 5 Agustus 2026.