www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
PUPR Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan, Sisa 12 Km Ditargetkan Rampung Desember
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Transformasi Pendidikan di Era AI: PGRI Riau Tekankan Sinergi Teknologi dan Peran Guru
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:41:57 WIB
Ketua PGRI Provinsi Riau, Prof. Dr. Adolf Bastian Tambusai bersama rombongan delegasi mengikuti 40th ASEAN Council of Teachers (ACT) + Korea Convention di Singapura (foto/ist)
Ketua PGRI Provinsi Riau, Prof. Dr. Adolf Bastian Tambusai bersama rombongan delegasi mengikuti 40th ASEAN Council of Teachers (ACT) + Korea Convention di Singapura (foto/ist)

SINGAPURA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau mengirimkan sembilan delegasi untuk mengikuti 40th ASEAN Council of Teachers (ACT) + Korea Convention yang berlangsung pada 22–25 Oktober 2026 di D’Marquee, Singapura. Forum internasional yang diikuti 63 delegasi Indonesia ini membahas arah masa depan pendidikan, penguatan profesionalisme guru, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dalam proses pembelajaran.

Konvensi tersebut mengusung tema “Navigating Our Future: Steered by Teachers, Anchored in Relationships, Propelled by AI”, yang menekankan pentingnya kepemimpinan guru dalam mengarahkan pendidikan, hubungan antarmanusia sebagai fondasi proses mendidik, serta AI sebagai pendorong inovasi pembelajaran.

Ketua PGRI Provinsi Riau, Prof. Dr. Adolf Bastian Tambusai, M.Pd., menilai perkembangan AI menghadirkan peluang strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, teknologi kecerdasan buatan dapat mendukung pengembangan materi ajar, memperkaya metode pembelajaran, memperluas akses terhadap sumber pengetahuan, serta membantu guru merancang pembelajaran yang lebih kreatif dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik.

“AI harus kita manfaatkan sebagai teknologi pendukung untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kehadiran AI membuka peluang bagi guru untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, dan inovatif. Karena itu, guru perlu meningkatkan kompetensi digital agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab, sehingga AI benar-benar menjadi instrumen untuk memperkuat kualitas pembelajaran,” ujar Prof. Adolf dalam pernyataan yang disiapkan untuk pemberitaan ini.

Meski demikian, pemanfaatan AI perlu ditempatkan dalam kerangka pendidikan yang berorientasi pada pengembangan manusia secara utuh. Teknologi tidak hanya perlu dinilai dari kemampuannya mempercepat penyampaian informasi, tetapi juga dari sejauh mana penggunaannya mendukung tujuan pembelajaran, perkembangan karakter, dan kebutuhan peserta didik.

Prof. Adolf menegaskan bahwa pendidikan tidak semata-mata merupakan proses transfer pengetahuan. Pendidikan juga mencakup pembentukan karakter, penanaman nilai moral, pengembangan empati, serta pemberian keteladanan. Dimensi tersebut menjadikan hubungan antara guru dan peserta didik sebagai unsur mendasar dalam proses pendidikan.

“Secanggih apa pun AI berkembang, peran guru dalam hubungan mendidik tidak akan pernah tergantikan. AI mungkin dapat membantu menyampaikan informasi dan menjawab pertanyaan, tetapi guru memiliki peran yang jauh lebih mendalam, yakni membimbing, menginspirasi, menanamkan nilai-nilai moral, membangun karakter, dan memberikan keteladanan. Pendidikan pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia, dan di situlah peran guru tetap menjadi inti yang tidak tergantikan,” tegas Prof. Adolf.

Menurutnya, perkembangan teknologi seharusnya tidak dipandang sebagai persaingan antara manusia dan mesin. Sebaliknya, AI perlu dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas guru, meningkatkan efektivitas pembelajaran, dan memberi ruang lebih luas bagi pendidik untuk mendampingi perkembangan peserta didik.

Pendekatan tersebut juga menuntut kesiapan guru dalam memahami kemampuan dan keterbatasan AI. Literasi digital, penilaian kritis terhadap informasi yang dihasilkan teknologi, perlindungan data peserta didik, serta pemeliharaan integritas akademik menjadi aspek penting dalam penerapan AI di lingkungan pendidikan.

Dengan demikian, transformasi digital pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada penggunaan perangkat dan aplikasi berbasis AI. Transformasi tersebut harus disertai penguatan kompetensi pedagogis, profesionalisme, dan tanggung jawab etis guru agar teknologi benar-benar memberikan manfaat bagi pembelajaran.

Sembilan Delegasi PGRI Riau

Dalam konvensi tersebut, PGRI Provinsi Riau mengirimkan sembilan delegasi yang terdiri atas Prof. Dr. H. Adolf Bastian, M.Pd., selaku Ketua PGRI Provinsi Riau; Eka Satria, S.Si., Wakil Ketua I; Benny Rio Denaldy, M.Si., Wakil Ketua II; Hj. Kholijah, M.Pd., Wakil Ketua III; Dr. H. Zulfikar, S.E., M.M., Sekretaris Umum; Aslindawati, M.Pd., Bendahara; Silvia Gaiatry, S.Pd. SD, Wakil Bendahara; Dra. Darmina, M.Pd., Ketua Pengembangan Profesi dan Karier Guru, Pendidik dan Tenaga Kependidikan; serta Muhaimin Sadri, S.Pt., M.M., Ketua PGRI Kabupaten Rokan Hilir.

Daftar nama dan jabatan tersebut tercantum dalam lampiran surat PGRI Provinsi Riau tertanggal 5 Oktober 2026.

Partisipasi sembilan delegasi ini menjadi kesempatan bagi PGRI Riau untuk memperluas jejaring profesional, bertukar pengalaman dengan organisasi guru dari negara lain, serta mempelajari perkembangan pemikiran dan praktik pendidikan yang relevan dengan kebutuhan daerah.

Hasil dan pengalaman dari forum internasional tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pengembangan program peningkatan kompetensi guru di Provinsi Riau, khususnya dalam penguatan literasi digital, inovasi pembelajaran, dan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab.

Bagi PGRI Riau, tantangan pendidikan pada era kecerdasan buatan bukan hanya bagaimana guru menguasai teknologi, melainkan bagaimana memastikan teknologi memperkuat kualitas pembelajaran tanpa mengurangi nilai-nilai kemanusiaan dalam proses mendidik.

AI dapat memperluas kemampuan teknologi pendidikan, tetapi guru tetap menjadi pengarah pembelajaran, pembimbing perkembangan peserta didik, dan aktor utama dalam pembentukan karakter generasi masa depan. (rls)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kepala Dinas PUPR Pekanbaru, Edwar Riansyah (foto/int)PUPR Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan, Sisa 12 Km Ditargetkan Rampung Desember
Ilustrasi Dumai dan Inhu terbanyak (foto/int)Hotspot di Sumatra Capai 280, Riau Terdeteksi 9 Titik Tersebar di Lima Wilayah
Ditutup Wabup Hendrizal, Inhu Expo 2026 hadirkan hiburan hingga pembagian doorprize (foto/ist)Inhu Expo 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Warga Meriahkan Malam Penutupan di RTH Rengat
Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Purwadi Soeprihanto (kanan) mendampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq (kiri) memberikan pemaparan kepada media seusai memimpin apel bersama tim gabungan penanganan karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (30/10/2026). ANTARA/HO-APHIAPHI Kerahkan Regu Pemadam dan Siapkan Sumur Bor untuk Tangani Karhutla di Kalteng
Veda Ega Pratama Runner-up Moto3 Malaysia 2026 (foto/dok-motogp)Veda Ega Pratama Runner-up Moto3 Malaysia 2026, Naik ke Posisi Tujuh Klasemen
  Bambang Prayetno menyampaikan kata sambutan usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Dumai Periode 2026-2029 pada Konferkot PWI Dumai (foto/ist)Wawako Sugiyarto Buka Konferkot PWI Dumai, Bambang Kembali Terpilih Aklamasi
PWA Riau gelar diskusi parenting, orang tua diajak kenali minat dan bakat anak sejak dini (foto/ist)PWA Riau dan Umri Kolaborasi, Bahas Pentingnya Kesehatan dalam Pembangan Potensi Anak
Polisi tangkap seorang DPO Curat dana ATM yang viral di Ukui (foto/Andy)Seorang DPO Curat Dana ATM Viral Diciduk Tim Polsek Ukui di Medan
BRI kukuhkan 35 orang penerima beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026 Batch 7 (foto/ist)Dukung Peningkatan Kualitas Industri Media, BRI Kukuhkan 35 Jurnalis Penerima Beasiswa S2
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho saat meninjau sejumlah infrastruktur Pekanbaru (foto/ist)Danau Buatan Bakal Disulap Jadi Danau Lestari, Wako Gandeng Menteri PU
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved