www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pajak Sawit Dinilai Tidak Efisien Tingkatkan PAD Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kasus Gubernur Nonaktif Abdul Wahid Belum Ada Perkembangan, PKB Riau Pilih Menunggu
Rabu, 28 Januari 2026 - 14:35:20 WIB
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menggunakan rompi orange setelah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap.(foto: int)
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menggunakan rompi orange setelah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap.(foto: int)

PEKANBARU - Hampir 3 bulan berlalu sejak Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap APBD.

Namun hingga kini publik belum melihat adanya perkembangan signifikan dalam proses penanganan perkara tersebut.

Di tengah ketidakpastian hukum itu, Abdul Wahid diketahui telah mengirimkan surat tulisan tangan yang berisi bantahan terhadap seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Meski demikian, aparat penegak hukum tetap melakukan perpanjangan masa penahanan, yang kini telah memasuki tahapan lanjutan bersama sejumlah pihak lain yang turut terseret dalam perkara tersebut.

Sikap politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Riau pun cenderung berhati-hati.

Para kader memilih menahan diri dan menunggu hasil akhir proses hukum yang sedang berjalan.

Anggota DPRD Riau dari PKB, Ade Firmansyah menegaskan, pihaknya di daerah tidak ingin berspekulasi ataupun memberikan komentar berlebihan terkait kasus tersebut.

“Kami menunggu saja,” ujar Ade, Rabu (28/1/2026).

Nada serupa disampaikan kader PKB lainnya, Misliadi yang menekankan, seluruh kader PKB di Riau menyerahkan sepenuhnya persoalan hukum tersebut kepada proses yang berlaku.

“Ya, kami di Riau menunggu saja. Kita ikuti proses hukumnya,” tegas Misliadi.

Sebelumnya, Ade Firmansyah sempat mengungkapkan, secara personal maupun kelembagaan, PKB Riau tentu memiliki harapan agar Abdul Wahid dapat dibebaskan setelah perpanjangan masa penahanan berikutnya.

“Sebenarnya kalau kami berharap dibebaskan, itu wajar. Tapi kami di daerah tidak punya kewenangan untuk pendampingan hukum. Semua sudah diambil alih DPP untuk mengawal ketua,” jelas Ade.

Menurutnya, posisi PKB di daerah hanya bisa memberikan dukungan moral dan doa, sembari tetap menghormati seluruh mekanisme hukum yang sedang berlangsung.

“Kita tetap menghormati hukum. Sesuai ketentuan kan ada perpanjangan sampai tiga kali. Ini sudah masuk tahap ketiga. Biasanya kalau sampai keempat kali kan bisa lepas, kita lihat saja nanti,” ujarnya.

Ade Firmansyah juga menegaskan, PKB Riau tidak ingin mencampuri ataupun mengomentari substansi perkara, termasuk soal alat bukti maupun materi tuduhan yang dimiliki KPK.

“Itu bukan ranah kami untuk membahas teknis hukum dan bukti-bukti. Semua kita serahkan ke proses. Harapan kita tetap satu, ketua bisa bebas,” sebutnya.

Meski ketua DPW PKB Riau tengah menghadapi persoalan hukum, Ade memastikan roda organisasi partai di daerah tetap berjalan normal.

“Aktivitas partai tetap berjalan dengan baik. Konsolidasi dan komunikasi dengan DPC se-Provinsi Riau terus kita lakukan,” tutup Ade.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ilustrasi.Pajak Sawit Dinilai Tidak Efisien Tingkatkan PAD Riau
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.Penentuan Awal Ramadan 1447 H, Muhammadiyah Gunakan Kalender Hijriah Global
Pemko Pekanbaru resmi segel New Paragon yang diduga jadi lokasi pesta waria (foto/Tata)Disegel Pemko, Kapolresta Pekanbaru Dalami Dugaan Pelanggaran New Paragon
Pemko Pekanbaru segel New Paragon buntut video pesta waria viral (foto/ist)Pemko Segel New Paragon Usai Video Pesta Waria Viral, Ini Respons Manajemen
Wako Agung Nugroho segel THM Paragon Pekanbaru yang jadi tempat pesta waria (foto/Tata)Buntut Viral Video Pesta Waria, Wako Segel THM Paragon Pekanbaru
  Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Misharti menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026).Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kampar Nilai Penyamaan Persepsi Pusat dan Daerah Penting
Direktur RPB, Ade Putra (dua kanan) dalam rapat koordinasi persiapan menghadapi HBKN Ramadan dan Idulfitri (foto/ist)Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah
Rizki, seorang pemilik toko pernak-pernik Imlek di Pekanbaru (foto/rri)Jelang Imlek 2026, Penjualan Pernak-Pernik di Pekanbaru Mulai Meningkat
Pekerja PHR tengah melakukan peninjauan di salah satu fasilitas produksi di WK Rokan (foto/ist)Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Kelola Defisit Energi di Blok Rokan
Anggota DPRD Pekanbaru, Zulfan Hafiz (foto/ist)DPRD Pekanbaru Desak Pemko Terbitkan Aturan THM Selama Ramadan 1447 H
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved