PEKANBARU - Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah ditunjukkan Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Riau dengan membagikan 2.300 paket takjil kepada para pengendara yang melintas di Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan sosial ini menjadi wujud kepedulian kepada masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa, khususnya mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.
Pembagian takjil dipusatkan di depan Kantor DPW Partai NasDem Riau sejak Selasa (24/2) dan akan berlangsung hingga akhir Ramadan. Setiap harinya, sebanyak 100 paket takjil disiapkan untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Tak hanya melibatkan pengurus partai, kegiatan ini juga diikuti sejumlah organisasi sayap dan komunitas, seperti DPW Garda Wanita Malahayati NasDem Riau, Komite Wilayah Liga Mahasiswa NasDem Riau, NasDem Milenial Riau, hingga Remaja Bernegara NasDem (RBN) yang terdiri dari pelajar SMA di Kota Pekanbaru dan sekitarnya. Antusiasme para generasi muda terlihat jelas dalam aksi sosial tersebut.
Josua, anggota Remaja Bernegara NasDem yang juga Ketua OSIS SMK Masmur, menyebut kegiatan berbagi takjil ini sebagai bentuk nyata kepedulian kepada masyarakat. Menurutnya, Ramadan menjadi momentum tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi rezeki dengan sesama.
“Kami berharap kegiatan ini bisa membantu warga yang membutuhkan makanan berbuka puasa. NasDem ingin menanamkan nilai kepedulian dan mempererat hubungan dengan masyarakat melalui aksi berbagi ini,” ujarnya.
Koordinator Aksi Bagi Takjil NasDem Riau, James Fajri Al Fath, menjelaskan bahwa ribuan takjil yang disiapkan terdiri dari minuman segar seperti es buah, kolak, serta aneka kue dengan menu yang berbeda setiap harinya.
“Aksi ini kami lakukan untuk membantu para pengendara yang masih dalam perjalanan agar bisa segera berbuka puasa. Insyaallah kegiatan ini terus berjalan hingga akhir Ramadan,” kata James.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Ratusan pengendara tampak antusias menerima takjil yang dibagikan. Salah satunya Waskito, seorang pengemudi ojek online, yang mengaku terbantu dengan adanya pembagian takjil tersebut.
“Alhamdulillah, paling tidak bisa untuk berbuka puasa di jalan. Kalau harus menunggu sampai di rumah cukup jauh, saya tinggal di Rumbai,” ungkapnya.