www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Prof Adolf Kembali Pimpin Pascasarjana Unilak, Raih Suara Mayoritas di Rapat Senat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Gelar Evaluasi Program, RAPP Dukung Upaya Pemerintah Dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kuansing
Kamis, 23 April 2026 - 17:14:05 WIB
Pemkab Kuansing dan Provinsi Riau menggelar evaluasi program pendampingan teknis dan advokasi pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kantor Bupati Kuansing (foto/ist)
Pemkab Kuansing dan Provinsi Riau menggelar evaluasi program pendampingan teknis dan advokasi pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kantor Bupati Kuansing (foto/ist)

KUANSING – Upaya percepatan penurunan stunting membutuhkan kolaborasi nyata lintas sektor, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga dukungan dunia usaha dan masyarakat. Sinergi yang kuat dinilai menjadi kunci agar berbagai intervensi yang dilakukan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan Provinsi Riau menggelar Pertemuan Evaluasi Program Pendampingan Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Kantor Bupati Kuantan Singingi, Selasa (14/04/2026), yang turut mendapat dukungan dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi capaian sekaligus penguatan kolaborasi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting.

Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala DP3AP2KB Provinsi Riau Hj. Fariza, SH., MH., staf Bappeda Provinsi Riau Desmil Faneni, S.Si., Asisten II Setda Kuantan Singingi Drs. Napisman, Kepala Dinas Kesehatan Kuantan Singingi Aswandi, SKM, serta Kepala DP2KBP3A Kuantan Singingi Mardansyah, S.Sos., MM.

Program ini merupakan bagian dari pendampingan teknis dan advokasi yang dilaksanakan RAPP sejak Mei 2025 hingga April 2026, melibatkan Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Riau, Kabupaten Kuantan Singingi, serta 10 kecamatan di wilayah operasional perusahaan.

Stakeholder Relations Manager RAPP, Raja Elwan Jumanri, menegaskan pentingnya sinergi dalam keberhasilan program. “Upaya penurunan stunting ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kalau hanya satu pihak yang bergerak sementara yang lain tidak, hasilnya tidak akan maksimal. Karena itu, mari kita saling mendukung dan bersinergi, terutama dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program Community Development (CD) RAPP berfokus pada keberlanjutan dan dampak jangka panjang. “Kami percaya, kontribusi terbaik bukan hanya melalui bantuan sesaat, tetapi melalui program yang terus berjalan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten II Setda Kuantan Singingi, Drs. Napisman, turut mengapresiasi kontribusi perusahaan. “Terima kasih dan apresiasi kepada RAPP sebagai perusahaan yang memberikan perhatian khusus terhadap persoalan stunting. Mari kita sama-sama bersinergi dan bekerja sama untuk menuntaskan masalah ini,” ungkapnya.

Dampak program juga dirasakan langsung oleh kader di lapangan. Resdaneti, Kader Posyandu Kinanti, mengaku semakin termotivasi. “Saya merasa bahagia bisa mewakili penerimaan atribut kader berupa rompi ini. Dengan mendapatkan atribut seperti rompi ini, mungkin kami akan jauh lebih semangat lagi untuk bekerja dan mendampingi masyarakat di posyandu kami,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan. “Terima kasih kami ucapkan kepada RAPP atas dukungan dan bimbingannya selama ini. Kami sebagai kader mudah-mudahan ke depannya lebih baik, dan RAPP tetap memantau serta memberikan masukan dan sumbangsihnya kepada kader dan masyarakat,” tambahnya.

Berdasarkan data SSGI 2024, prevalensi stunting di Kuantan Singingi tercatat 23,1%, sedikit meningkat dari 23% pada 2023. Hal ini menunjukkan perlunya penguatan upaya dan kolaborasi lintas sektor secara lebih intensif.

Selama program berjalan, RAPP mendampingi 66 Posyandu di 42 desa. Dari 53 balita malnutrisi, sebanyak 12 anak (23%) mengalami perbaikan status gizi, serta 22 KK berhasil keluar dari kemiskinan ekstrem dari target 156 KK. Di sektor pendidikan, intervensi dilakukan di 31 SD dan 10 SMP dengan target peningkatan literasi dan numerasi hingga 70%.

Pertemuan ini juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi praktik baik, pembelajaran, serta merumuskan tindak lanjut pascaprogram, termasuk memastikan implementasi berkelanjutan Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (SKPP) dan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting (P3S).

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat semakin kuat sehingga percepatan penurunan stunting di Kuantan Singingi dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (Rls)

 



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Prof Adolf Bastian kembali nahkodai Pascasarjana Unilak (foto/ist)Prof Adolf Kembali Pimpin Pascasarjana Unilak, Raih Suara Mayoritas di Rapat Senat
Gaungkan semangat Hari Bumi, PEP Lirik ajak masyarakat ubah sampah jadi nilai guna bagi kehidupan (foto/ist)Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Lebih Bernilai
Jenazah pengemudi Toyota Calya dievakuasi polisi usai kecelakaan maut di Tol Pekanbaru-Dumai.(foto: mcr)Seorang Warga Kampar Tewas Usai Calya Seruduk Truk di Tol Pekanbaru-Dumai
Bocah 6 tahun ditemukan tewas tenggelam di sungai Equator.(ilustrasi/int)Pencarian 6 Jam Berakhir Duka, Bocah 6 Tahun Tenggelam di Sungai Equator Pelalawan
Sebaran titik panas di Riau hari ini.(infografis/AI)31 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera Hari Ini, 2 di Riau
  Pemkab Kuansing dan Provinsi Riau menggelar evaluasi program pendampingan teknis dan advokasi pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kantor Bupati Kuansing (foto/ist)Gelar Evaluasi Program, RAPP Dukung Upaya Pemerintah Dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kuansing
Saksi UPT PUPR ungkap mekanisme pergeseran anggaran di sidang Abdul Wahid (foto/Meri)4 Saksi UPT PUPR Ungkap Mekanisme Pergeseran Anggaran di Sidang Abdul Wahid
PT SPR.(foto: mcr)Pendaftaran Sempat Sepi, Kini 4 Pejabat Pemprov Riau Lolos Seleksi Awal Calon Komisaris PT SPR
Sidang kasus japrem Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.(foto: tribunpekanbaru.com)Sidang Korupsi “Jatah Preman” Abdul Wahid: Saksi Ungkap Tekanan Setoran Hingga Ancaman Mutasi
Prakiraan cuaca di Riau hari ini.(infografis/AI)Hujan Meluas di Riau Mulai Siang Nanti, Warga Diminta Waspada
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved