BAGANSIAPIAPI - Kepolisian Sektor Bangko, Polres Rokan Hilir terus melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Selain penegakan hukum, pendekatan persuasif secara humanis juga digencarkan.
Salah satu langkah nyata adalah menggelar Turnamen Futsal Kapolsek Cup 2026 yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Batu 6 Bagansiapiapi. Acara ini resmi dibuka oleh Kapolsek Bangko Kompol Buyung Kardinal, SH, MH pada Jumat (15/5) kemarin.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Camat Bangko Aspri Mulya, S.STP, M.Si, Danposal Bagansiapiapi Kapten Laut (P) Makmur Muda Harahap, SH, Danramil Bangko Kapten Karnilawati, serta Ketua KONI, PSSI, dan AFK Rohil.
Turnamen futsal ini diikuti 32 tim dari Kecamatan Bangko dan Kecamatan Pekaitan. Pertandingan berlangsung selama tiga hari dengan sistem gugur.
Pertandingan perdana ditandai dengan penandatanganan bola pertama oleh Kapolsek Bangko bersama Camat Bangko, Danposal Bagansiapiapi, dan Wakil Ketua KONI Rohil Alfira Ramadhan.
Dalam kesempatan itu, seluruh unsur pimpinan kecamatan, pengurus olahraga, hingga pemain futsal menyatakan komitmen bersama anti narkoba dengan menandatangani spanduk deklarasi.
Ketua Panitia Turnamen, IPDA Dean Napisa Nasution, menyebut antusiasme peserta sangat tinggi. Awalnya panitia hanya membuka slot untuk 24 tim, namun meningkat menjadi 32 tim karena banyaknya peminat.
Dean menambahkan, panitia menyiapkan penghargaan bagi tim berprestasi, mulai dari juara 1 hingga juara 4, lengkap dengan piagam, medali, dan uang pembinaan. Selain itu, ada penghargaan khusus untuk top skor dan best player.
Kapolsek Bangko Kompol Buyung Kardinal menegaskan tujuan utama turnamen adalah merangkul generasi muda agar terhindar dari narkoba. Ia menekankan narkotika adalah barang haram yang tidak boleh digunakan.
Buyung juga berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas. Tim terbaik nantinya akan mewakili Polsek Bangko dalam ajang Kapolres Cup.
Camat Bangko Aspri Mulya mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, olahraga adalah langkah nyata untuk menjauhkan generasi muda dari narkoba sekaligus mencetak atlet futsal berprestasi.
Seorang peserta, Ismail, turut menyampaikan apresiasi kepada Polsek Bangko. Ia menilai turnamen ini bukan hanya wadah olahraga, tetapi juga cara efektif untuk menjauhkan anak muda dari pengaruh narkoba.