ROHUL - Penutupan sementara jalur tengah Jembatan Sungai Batang Lubuh I di Pasirpengaraian terpaksa diperpanjang. Hal ini disebabkan pekerjaan perbaikan expansion joint belum dapat diselesaikan akibat hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rohul menjadwalkan penutupan total jembatan bagi kendaraan roda empat atau lebih mulai Rabu (17/12) malam hingga Senin (22/12). Namun, kondisi cuaca yang tidak mendukung membuat kontraktor pelaksana mengajukan permohonan tambahan waktu pengerjaan selama tiga hingga empat hari.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Rohul, Zulfikri, menjelaskan bahwa sesuai rencana awal, perbaikan expansion joint pada jalur tengah jembatan seharusnya rampung pada Jumat (19/12) setelah proses pengecoran yang berlangsung selama tiga hari.
Dengan jadwal tersebut, arus lalu lintas semula ditargetkan kembali normal pada Senin malam.
Namun, tingginya intensitas hujan di Kecamatan Rambah membuat proses pekerjaan tidak dapat dilanjutkan sesuai rencana.
“Hari ini kontraktor menuntaskan pekerjaan expansion joint dan pengecoran. Setelah itu, diperlukan waktu tiga sampai empat hari agar beton benar-benar mengeras sebelum dapat dilalui kendaraan berat,” ujar Zulfikri, Senin (22/12/2025).
Selama masa perpanjangan penutupan, akses Jembatan Sungai Batang Lubuh I hanya diperbolehkan bagi kendaraan roda dua dan roda tiga melalui jalur kiri dan kanan jembatan. Sementara itu, kendaraan roda empat atau lebih diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Lingkar Km 4 Pasirpengaraian.
Zulfikri menegaskan agar pengendara mobil pribadi, truk, dan kendaraan berat lainnya tidak melintasi jalur kiri dan kanan jembatan.
“Jalur tersebut khusus untuk roda dua dan roda tiga. Demi keselamatan bersama, kami minta pengguna kendaraan roda empat atau lebih mematuhi pengalihan arus dan menggunakan jalur alternatif,” katanya.
Larangan tersebut diberlakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan pengguna jalan serta kondisi konstruksi jembatan. Pasalnya, lantai jalur kiri dan kanan masih menyatu dengan jalur tengah yang tengah menjalani proses perbaikan.
Atas perpanjangan penutupan ini, Dinas PUPR Rohul menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan para pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses perbaikan berlangsung.