www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Harga CPO Stabil Tapi TBS Sawit Anjlok Rp1.500, Bupati Afni Endus Permainan Spekulan di Siak
Senin, 25 Mei 2026 - 18:22:11 WIB
Bupati Siak, Afni Zulkifli ultimatum PKS terkait harga TBS sawit petani yang anjlok.(foto: mcr)
Bupati Siak, Afni Zulkifli ultimatum PKS terkait harga TBS sawit petani yang anjlok.(foto: mcr)

SIAK - Pemkab Siak mengambil langkah konfrontatif terhadap Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan korporasi perkebunan yang kedapatan memanipulasi harga Tandan Buah Segar (TBS) milik petani swadaya.

Langkah ini diambil setelah ditemukannya anomali penurunan harga yang tidak wajar di lapangan, yang diduga sengaja dimanfaatkan para spekulan untuk meraup keuntungan sepihak.

Ancaman sanksi tegas tersebut diledakkan Bupati Siak, Dr Afni Zulkifli saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah PKS di Kecamatan Dayun dan Kecamatan Bungaraya pada Senin (25/5/2026).

Di hari yang sama, demi meredam gejolak, orang nomor satu di Siak ini langsung menerbitkan surat imbauan resmi guna mengamankan stabilitas harga pasca-transisi kebijakan ekspor sumber daya alam nasional.

Berdasarkan temuan di lapangan, Pemkab Siak mengendus adanya ketimpangan kalkulasi yang drastis. Harga TBS di tingkat petani mandiri dilaporkan merosot tajam antara Rp800 hingga Rp1.500 per kilogram.

Ironisnya, penurunan ini terjadi di saat harga Crude Palm Oil (CPO) di bursa komoditas Indonesia dan tender KPBN BUMN sebenarnya masih bertengger di batas normal—hanya terkoreksi sekitar Rp450 hingga Rp600 per kilogram CPO.

Secara hitungan logis industri perkebunan, setiap penurunan harga CPO sebesar Rp1.000 per kilogram idealnya hanya memangkas harga TBS petani sekitar Rp300 per kilogram.

Namun, fakta di rantau Siak menunjukkan para tengkulak dan PKS memotong harga hingga berkali-kali lipat lebih besar dengan dalih kepanikan pasar global.

Bupati perempuan pertama dalam sejarah Kabupaten Siak ini dengan lugas memperingatkan pelaku industri agar segera menghentikan praktik eksploitatif tersebut.

“Jika masih tetap melakukan tindakan mengambil untung besar dengan upaya mempermainkan harga TBS petani mandiri dengan memanfaatkan situasi, pasti akan ada penindakan tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran atau manipulasi harga yang berada di luar koridor aturan yang berlaku,” tegas Bupati Afni.

Afni meluruskan, fluktuasi ini sengaja dibesar-besarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Isu mengenai kebijakan tata kelola ekspor CPO satu pintu yang diwacanakan Presiden RI sebenarnya baru akan diimplementasikan penuh pada Januari 2027. Sektor hulu dinilai terlalu cepat bereaksi negatif secara sengaja.

"Saat sidak ke PKS memang ada yang mengaku CPO sempat turun Rp1.000, karena itu harga TBS turun sampai Rp1.500 di tingkat petani," ucap Bupati Afni.

"Saya tegaskan jangan terlalu panik, apalagi mandatori B50 yang mulai berlaku Juli nanti diperkirakan meningkatkan serapan CPO. Jangan sampai spekulan nakal merusak harga petani mandiri, harus diawasi,” tegasnya.

Anjloknya harga sawit ini diakui mulai memicu efek domino pada melambatnya perputaran ekonomi masyarakat Siak yang mayoritas bergantung pada sektor perkebunan.

Merespons keluhan yang terus mengalir, Pemkab Siak mengeluarkan instruksi berlapis, yakni Seluruh PKS wajib kembali menggunakan standardisasi harga resmi yang dirilis Disbun Riau.

Kemudian, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Siak berkolaborasi dengan jajaran Camat dikerahkan ke lapangan untuk memonitor harga pembelian secara real-time.

Terakhir, pelaku industri diingatkan untuk melihat potensi penyerapan domestik yang masif melalui program biodiesel B50 yang dijadwalkan meluncur Juli 2026.

Hilirisasi dan restrukturisasi ekspor dari pemerintah pusat diproyeksikan untuk ketahanan ekonomi jangka panjang, sehingga transisi ini tidak boleh dijadikan tameng korporasi untuk menekan kesejahteraan petani swadaya.

“Stabilitas harga dan kondusifitas daerah merupakan pilar utama keberlanjutan industri kelapa sawit. Karena itu dibutuhkan sinergi dan kepatuhan seluruh pemangku kepentingan dalam masa transisi kebijakan nasional ini. Jangan panik dan berspekulasi yang berdampak pada kerugian petani,” pungkasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pansel umumkan 28 calon pimpinan BRKS yang lolos.(ilustrasi/int)28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Pemutihan pajak di Riau selama bulan Agustus 2026.(ilustrasi/int)Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai 1 Agustus 2026, Tunggakan 5 Tahun Bisa Bayar 2 Tahun
Malaria hantui warga Sinaboi, Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Malaria Masih Hantui Sinaboi, Warga Rohil Minta Pemerintah Lebih Serius
Syafrudin Iput serap aspirasi warga Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Pokir Rp11 Miliar Jadi Harapan, Syafrudin Iput Bawa Aspirasi Warga Bangko ke APBD 2027
Ilustrasi.Pajak Alat Berat Jadi Penyumbang PAD Terendah di Riau, Baru Capai 23,6 Persen
  Koalisi Keberlanjutan Media resmi berdiri.(foto: istimewa)20 Organisasi dan Institusi Bersatu, Koalisi Baru Ini Bidik Masa Depan Jurnalisme Indonesia
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)Gaji ke-13 ASN Rohil-Inhu Beres, Pemprov Riau Masih Kawal Hak Pegawai di Daerah
Jajaran top manajemen PT TAM usai Toyota GAZOO Racing Press Conference di booth Toyota.(foto: istimewa)Toyota GR Makin Diminati, Varian Sporty Sumbang Lebih dari 60% Penjualan
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)51 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 10 Titik Panas Sore ini
Perjuangan RS Bhayangkara Polda Riau dampingi dua anak osteogenesis imperfecta (foto/ist)3,5 Tahun Dampingi Dua Anak 'Tulang Kaca', RS Bhayangkara Polda Riau Beri Penanganan Komprehensif Tanpa Biaya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved