PEKANBARU - Komisi IV DPRD Riau segera memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau untuk membahas Sisa Lebih Pembayaran Anggaran (SiLPA) tahun 2025.
Anggota Komisi IV DPRD Riau, Zulhendri menyebutkan, kegiatan Dinas PUPR Riau, khususnya kegiatan di masing-masing UPT dihentikan pada akhir tahun lalu.
"Kegiatan Dinas PUPR Riau tahun lalu tidak bisa dilaksanakan, tentu berpotensi akan menjadi SiLPA dalam jumlah yang besar. Jadi, dalam waktu dekat ini kita akan panggil Dinas PUPR," ucapnya, Rabu (14/1/2026).
Ia mengaku tidak mengetahui berapa nilai SiLPA dari Dinas PUPR Riau, Zulhendri menduga nilainya berkisar ratusan miliar rupiah.
"Mungkin ratusan miliar, cuman kita enggak tau berapa. Kita baru menduga segitu ya, karena seluruh dana-dana yang di UPT itu kan tidak jadi dilaksanakan," ungkapnya.
Meski belum ada agenda resmi, ia berencana akan segera membahas bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dirinya juga prihatin, banyak kegiatan PUPR khususnya UPT yang tidak berjalan dan terhenti pada tahun lalu. Akibatnya, perbaikan ruas jalan tak kunjung dilaksanakan.
"Kegiatan UPT ini kan mengerjakan hal-hal yang mendesak, ketika kegiatan dihentikan, banyak masyarakat yang teriak-teriak karena jalan rusak tidak kunjung diperbaiki," pungkasnya.