PELALAWAN - Isu mutasi besar-besaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan kian menguat.
Pergeseran pejabat struktural lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) disebut tinggal menunggu waktu pelantikan, yang diperkirakan berlangsung dalam pekan ini.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, mutasi kali ini menyasar pejabat eselon III dan eselon IV, mulai dari kepala bagian, camat, sekretaris dinas, kepala bidang hingga kepala seksi.
Totalnya diperkirakan mencapai puluhan hingga mendekati seratus pejabat di seluruh OPD Pemkab Pelalawan.
Seorang pejabat yang mengetahui detail rencana tersebut mengungkapkan, susunan nama pejabat yang akan dilantik sebenarnya telah rampung.
“Komposisi pejabatnya sudah final, tinggal menyesuaikan waktu pelantikan. Bisa minggu ini, bahkan tidak tertutup kemungkinan besok,” ujarnya, Senin (26/1/2026).
Menurut sumber tersebut, pelantikan sejatinya dijadwalkan pada Jumat (23/1/2026) lalu. Namun agenda itu dibatalkan setelah dilakukan evaluasi internal oleh Pemkab melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Agenda kemudian kembali disusun untuk Selasa (27/1/2026) di Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja. Meski demikian, hingga Senin pagi undangan resmi belum juga diedarkan.
“Kalau sampai sore ini undangan belum keluar, besar kemungkinan pelantikannya kembali diundur,” kata pejabat eselon III tersebut.
Pelantikan ini disebut akan dipimpin Wakil Bupati Pelalawan, H Husni Tamrin selaku Pelaksana Harian (Plh) Bupati, mengingat Bupati Zukri tengah menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci sejak pekan lalu.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Pelalawan, Darlis MSi membenarkan adanya rencana mutasi berskala besar di lingkungan Pemkab Pelalawan. Namun ia menegaskan, pihaknya masih menunggu keputusan final pimpinan daerah.
“BKPSDM sifatnya memfasilitasi dan menyiapkan administrasi. Untuk waktu pelaksanaan, kami masih menunggu arahan pimpinan,” ujar Darlis.
Ia memastikan mutasi kali ini tidak menyentuh pejabat eselon II, seperti kepala dinas dan asisten. Fokus mutasi hanya pada eselon III dan IV.
“Jumlahnya puluhan dari masing-masing OPD. Kami siap kapan saja, mau besok, minggu ini, atau minggu depan,” pungkasnya.
Pengamat internal birokrasi menilai mutasi ini sebagai langkah penyegaran organisasi yang wajar.
Pasalnya, sejak pelantikan Bupati Zukri dan Wakil Bupati Husni Tamrin pada Februari tahun lalu, belum pernah dilakukan rotasi pejabat dalam skala besar.
Selain itu, sejumlah jabatan eselon III diketahui masih kosong akibat pejabat pensiun, mutasi keluar daerah, maupun pengunduran diri.
Kekosongan tersebut dinilai perlu segera diisi agar roda pemerintahan dan pelaksanaan program tahun anggaran 2026 berjalan optimal.