PEKANBARU - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Provinsi Riau melalui BUMD PT Riau Pangan Bertuah mengambil langkah strategis untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan, khususnya cabai di Kota Pekanbaru.
Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Harianto, saat rapat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Riau.
Dalam rapat tersebut, seluruh anggota TPID diminta memastikan pasokan komoditas pangan tetap aman menghadapi lonjakan kebutuhan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru.
Sebagai upaya konkret, PT Riau Pangan Bertuah mendatangkan pasokan cabai dari Aceh sebanyak satu ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Pekanbaru. Langkah ini dilakukan guna menekan gejolak harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
“Alhamdulillah, harga cabai saat ini relatif stabil di kisaran Rp45 ribu per kilogram. Kita berharap kondisi ini dapat terus terjaga agar masyarakat bisa berbelanja dengan tenang menjelang akhir tahun,” ujar Ade.
Ia menjelaskan, fokus pengendalian pasokan pangan difokuskan di Pekanbaru karena sekitar 70 persen tingkat inflasi Provinsi Riau dipengaruhi oleh pergerakan harga di ibu kota provinsi tersebut.
Selain pengamanan stok, PT Riau Pangan Bertuah bersama pemerintah daerah juga aktif menggelar kegiatan pasar murah. Hingga saat ini, pasar murah telah dilaksanakan sebanyak 235 kali di 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau sebagai bentuk intervensi langsung kepada masyarakat.
Untuk memudahkan akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau, PT Riau Pangan Bertuah menyediakan tiga kios pangan yang berlokasi di Pasar Cik Puan, Pasar Dupa, dan Pasar Lima Puluh Pekanbaru. Selain itu, masyarakat juga dapat berbelanja di Toko Pangan atau Topan yang berada di Jalan Melati, Pekanbaru.
“Masyarakat bisa berbelanja di Topan maupun kios pangan dengan harga yang relatif lebih murah. Contohnya, minyak goreng di kios pasar kami dijual seharga Rp15.500 per liter,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, PT Riau Pangan Bertuah optimistis stabilitas harga pangan di Riau, khususnya Pekanbaru, dapat terjaga hingga memasuki awal tahun mendatang.