PEKANBARU – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bank Indonesia menyiapkan dana tunai sebesar Rp4,3 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Riau. Dana tersebut akan disalurkan melalui jaringan perbankan serta berbagai layanan penukaran uang yang digelar selama bulan Ramadan.
Salah satu layanan yang disiapkan adalah program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri atau SERAMBI 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau di Pekanbaru.
Program ini bertujuan memudahkan masyarakat mendapatkan uang pecahan baru yang biasanya digunakan untuk kebutuhan berbagi saat Lebaran.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Panji Achmad, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas Bank Indonesia sebagai otoritas sistem pembayaran dan moneter dalam memastikan ketersediaan uang layak edar bagi masyarakat.
"Kami melayani masyarakat yang ingin menukar uang pecahan yang mereka inginkan, mulai dari Rp100 ribu, Rp50 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu, Rp2 ribu hingga Rp1.000," kata Panji dalam kesempatan itu, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan setiap masyarakat dapat menukar uang dengan nominal maksimal Rp5,3 juta per orang. Untuk menjaga kelancaran layanan, masyarakat diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu secara daring melalui situs resmi PINTAR milik Bank Indonesia agar memperoleh jadwal serta kuota penukaran.
Panji menambahkan kuota penukaran yang disediakan mencapai sekitar 1.000 paket setiap hari. Proses penukaran juga dilakukan berdasarkan identitas kependudukan guna memastikan pelayanan berjalan tertib.
Ia berharap masyarakat dapat mengikuti prosedur yang telah ditetapkan sehingga layanan berjalan lancar dan antrean tetap terjaga.
"Jangan khawatir, kami menyiapkan dana yang cukup, ada sekitar Rp4,3 triliun yang disiapkan untuk perbankan dan juga untuk kebutuhan masyarakat," katanya.
Selain menyediakan layanan penukaran uang, kegiatan SERAMBI 2026 juga menghadirkan berbagai program pendukung yang melibatkan banyak pihak. Dalam kegiatan tersebut, Bank Indonesia bekerja sama dengan sejumlah perbankan, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta Otoritas Jasa Keuangan untuk menghadirkan layanan edukasi dan kegiatan ekonomi bagi masyarakat.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D, mengatakan kegiatan tersebut memberikan manfaat luas bagi masyarakat karena tidak hanya menyediakan layanan penukaran uang, tetapi juga menghadirkan berbagai fasilitas lainnya.
"Kegiatan ini merupakan momen yang sangat baik bagi masyarakat karena selain dapat menukar uang juga memberikan kesempatan masyarakat untuk belanja sembako murah," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Bank Indonesia dan berbagai lembaga yang turut menghadirkan layanan informasi keuangan kepada masyarakat, termasuk layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan atau SLIK yang dikelola Otoritas Jasa Keuangan yang sebelumnya dikenal sebagai BI Checking.